Pengurus DPD PPNI Kotim Resmi Dilantik

Siapkan Program Prioritas Bantu Perawat Penuhi Satuan Kredit Profesi

ppni

SAMPIT, radarsampit.com – Dewan Pengurus Daerah dan Dewan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi dilantik oleh Ketua DPW PPNI Kalteng Ady Fraditha.

Pelantikan tersebut didasari atas Keputusan DPW PPNI Kalteng tentang pengesahan susunan personalia dewan pengurus daerah dan dewan pertimbangan PPNI Kotim periode 2024-2029 yang tandatangani dan ditetapkan di Palangka Raya, 3 Januari 2025.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana dalam surat keputusan tersebut Muhammad Saifudin Anshari selaku Ketua DPD PPNI Kotim terpilih periode 2024-2029 meraih 37 suara terbanyak dalam pelaksanaan Musda VI PPNI Kotim pada Kamis, 19 Desember 2024 lalu, yang kini telah sah dilantik sebagai Ketua DPD PPNI Kotim beserta 32 anggota pengurus di Aula Penunjang Lantai II RSUD dr Murjani Sampit.

Dalam pertemuan itu, Ketua DPW PPNI Kalteng Ady Fraditha berpesan kepada perwakilan 21 Dewan Pengurus Komisariat DPD PPNI Kotim yang hadir mewakili 1.503 anggota PPNI Kotim yang terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Keperawatan (SIMK) agar senantiasa meningkatkan kerjasama antar pengurus, saling menghormati tugas dan fungsi setiap anggota dan pengurus, menjaga kekompakan dan solidaritas, tetap konsisten dalam melakukan iuran wajib organisasi.

ppni 2

“Teruslah meningkatkan kemampuan melalui pelatihan seminar ataupun webinar dengan berbagai cara baik secara daring maupun luring,” kata Ady Fraditha, Ketua DPW PPNI Kalteng yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD dr Doris Sylvanus, Minggu (23/2).

Jajaran pengurus DPD PPNI Kotim juga perlu terus melakukan inovasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pada anggota PPNI.

“Saling bersinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten Kotim untuk mndukung program pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim Nugroho Kuncoro Yudho yang hadir dalam pelantikan DPD PPNI Kotim juga memberikan selamat dan motivasi kepada Ketua DPD PPNI Kotim beserta pengurus dan seluruh anggota PPNI Kotim untuk terus meningkatkan kemampuan dalam menjalankan profesi perawat.

“Perawat itu profesi yang multitalenta. Sering kita melihat di luar Kota Sampit, perawat yang bertugas di pelosok desa harus menggantikan posisi dokter, sanitari, nutrisionis, apoteker karena belum meratanya sumber daya manusia di fasilitas kesehatan di Kotim,” ujarnya.

Nugroho mengatakan saat ini Indonesia sedang menghadapi revolusi industri 5.0 dimana semua pekerjaan manusia harus didukung dengan teknologi digital.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, perawat harus mampu menyesuaikan teknologi terkini. Apalagi saat ini, di semua fasilitas kesehatan baik di rumah sakit maupun di 21 puskesmas yang ada Kotim sudah menerapkan sistem Rekam Medik Elektronik (RME). Kemampuan teknologi ini minimal harus dioptimalkan oleh semua perawat khususnya yang berkaitan dengan aplikasi layanan kesehatan,” ujarnya.

Dengan kepengurusan yang baru, Nugroho berharap DPD PPNI Kotim agar terus mendorong anggotanya meningkatkan kompetensi termasuk melanjutkan pendidikan terutama di bidang kesehatan.

“Tugas terberat pengurus tidak hanya mengingatkan anggotanya untuk membayar iuran wajib. Tetapi, juga harus diiiringi dengan kegiatan aktif. Setiap ASN kita ketahui harus mengikuti pengembangan kompetensi dengan melakukan 20 jam pelajaran setiap tahun,” katanya.

Nugroho menambahkan bahwa seorang perawat harus mempunyai kecerdasan emosional yang meliputi lima hal yaitu kesadaran diri, pengelolaan pengaturan diri,motivasi, empati, keterampilan sosial.

Pos terkait