Radarsampit.com – Viral beredarnya video mesum berdurasi 30 detik di media sosial menghebohkan warga Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dalam rekaman itu, tampak sepasang remaja yang diduga masih berstatus pelajar.
Namun, pihak sekolah yang disebut-sebut dalam isu tersebut langsung membantah keras dugaan keterlibatan siswanya. Mereka menegaskan bahwa atribut dalam video tidak sesuai dengan seragam resmi sekolahnya.
“Kalau dilihat dari video, kostum yang tergantung di dinding itu bukan dari sekolah kami,” tegas seorang guru berinisial M, Sabtu (4/10/2025).
Ia menjelaskan, sekolah telah membentuk tim internal untuk menelusuri kebenaran kabar tersebut. Hasil pengecekan memastikan bahwa tidak ada siswa yang mengenali wajah dua remaja di dalam video.
“Seragam yang terlihat bukan seragam kami, dan sejauh ini tidak ada bukti yang mengarah pada pelajar sekolah kami,” tambahnya.
M juga menegaskan, apabila nantinya terbukti ada siswa yang terlibat, pihak sekolah tidak akan tinggal diam dan siap memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.
“Sanksinya jelas, bisa sampai dikeluarkan. Tapi sejauh ini tidak ada indikasi itu siswa kami,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Mentaya Hulu, Muhammad Indra, mengatakan bahwa pihaknya masih menelusuri kebenaran video yang beredar luas tersebut.
“Memang ramai beredar, tapi kami masih menelusuri agar informasi yang muncul tidak simpang siur,” katanya.
Indra menegaskan, pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan aparat agar isu ini tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak tentang bahaya penyalahgunaan teknologi di kalangan remaja. Masyarakat diimbau bijak menanggapi isu viral dan tidak langsung mengaitkannya dengan institusi tertentu sebelum ada kepastian dari pihak berwenang. (oes)








