SAMPIT, radarsampit.com – Pengadilan Negeri Sampit menorehkan prestasi bergengsi sepanjang tahun 2022. Prestasi itu diraih dalam berbagai bidang. Terkait penanganan perkara, lembaga yudikatif itu paling banyak menangani perkara narkotika, disusul tindak pidana pencurian.
Ketua Pengadilan Negeri Sampit Darminto Hutasoit melalui Wakil Ketua Febri Purnamavita mengatakan, prestasi yang telah diraih, di antaranya nilai tertinggi ke-2 pada Evaluasi Implementasi SIPP (EIS) Februari 2022 untuk kategori Pengadilan Negeri Kelas IB dengan perkara 1001-2000 lebih dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Kemudian, PN Sampit juga meraih nilai tertinggi pertama pada Evaluasi Implementasi SIPP (EIS) Juli 2022 untuk kategori Pengadilan Negeri Kelas IB dengan Perkara 1.001- 2.000 lebih dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia. Prestasi itu berlanjut sampai Agustus, September, dan Oktober.
Dia melanjutkan, Pengadilan Negeri Sampit juga memperoleh penghargaan atas capaian nilai tertinggi evaluasi implementasi SIPP (EIS) secara nasional tahun 2022 pada Februari (juara II), Juli (juara I), Agustus (juara I), dan September (juara II) untuk kategori Pengadilan Negeri Kelas IB dengan Perkara 1.001-2.000 dari Pengadilan Tinggi Palangka Raya.
”Pengadilan Negeri Sampit telah berhasil memperoleh penghargaan atas capaian nilai tertinggi ke-2 pada Evaluasi Implementasi SIPP (EIS) tahun 2022 untuk kategori Pengadilan Negeri Kelas IB dengan Perkara 1.001-2.000 dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia,” katanya.
Kemudian, meraih penghargaan lomba pelayanan terpadu satu pintu tahun 2022 dengan peringkat dua Pengadilan Negeri Kelas IB Kategori terbaik se-Indonesia dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia.
”Memperoleh penghargaan lomba pelaksanaan sidang di luar gedung pengadilan tahun 2022 sebagai peringkat ke-3 kategori Pengadilan Negeri Kelas IB dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia,“ ujarnya.
Hal paling membanggakan, tambahnya, Ketua Pengadilan Negeri Sampit, Darminto Hutasoit, memperoleh penghargaan sebagai role model terbaik Pengadilan Negeri Kelas IB se-Indonesia.
Sementara itu, untuk penanganan perkara, narkotika sebanyak 195 kasus, meningkat dibanding tahun 2021 lalu yang sebanyak 174 kasus. Kemudian, pencurian 50 kasus, menurun dibanding 2021, yakni 81 kasus. Ketingga kasus perlindungan anak meningkat menjadi 31 kasus dibanding sebelumnya 25 kasus di tahun 2021. (ang/ign)








