Polres Siapkan Lima Pos Pengamanan Nataru 

Larang Konvoi dan Pesta Kembang Api

Polres Siapkan Lima Pos Pengamanan Nataru 
OPERASI LILIN: Apel gelar pasukan pengamanan operasi lilin Polres Kobar, Kamis (23/12) (HUMAS POLRES/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN-Guna mengantisipasi gangguan kamtibmas selama perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) 2021/2022 ditengah pandemi Covid-19, Polres Kobar mendirikan lima pos pengamanan (Pospam) di titik strategis.

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah mengatakan, sesuai yang disampaikan pada saat rapat koordinasi lintas sektoral bersama Pemkab Kobar dan Kodim 1014/Pbun, Kamis (23/12) bahwa ada lima pos pengamanan. Hal ini tujunya untuk menjaga Kamtibmas di Kobar.

“Untuk pengamanan Nataru, Polres Kobar akan melaksanakan Operasi Lilin Telabang 2021. Untuk pengamanan juga kami telah menyiapkan lima Pospam” kata Kapolres.

Lima pospam untuk pemantauan maupun pengamanan Nataru disebutkan Devy, berada di Bandara Iskandar, Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Bundaran Pancasila, Pasar Indra Sari dan Terminal Natai Suka.

“Lokasi Pompam tersebut yang kami pilih karena pergerakan orangnya banyak. Sehingga ketiga ada gangguan Kamtibmas maka anggota yang berjaga bisa cepat ambil tindakan,” terangnya.

Disamping pengamanan, lanjut Kapolres, pelaksanaan Operasi Lilin Telabang juga akan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes), mengingat sekarang ini masih dalam pandemi Covid-19.

“Dalam kegiatan Operasi Lilin Telabang nanti juga akan dilakukan random swab bagi pelaku perjalanan, pemeriksaan aplikasi Peduli Lindungi, dan penyediaan vaksinasi untuk masyarakat,” paparnya.

Dengan pembatasan yang diterapkan ini, harapannya, Nataru di Kabupaten Kobar dapat berjalan dengan kondusif, dan tidak ada lonjakan kasus Covid-19.

Selain itu Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah juga mengatakan, meskipun saat ini kasus Covid-19 di Kobar ini sudah landai. Bukan berarti pada malam pergantian tahun langsung bebas melakukan apa saja. “Termasuk kami tegaskan dalam Nataru kali ini tidak boleh ada arak-arakan, konvoi, dan pesta petasan,” Kata Kapolres Kobar.

Menurutnya kegiatan arak-arakan atau konvoi di jalan ini dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti perkelahian dan tawuran. Terutama kawula muda yang kerap melakukan konvoi.

“Kami minta anak muda bisa melakukan hal yang bermanfaat pada momen pergantian tahun dengan tidak melakukan konvoi. Karena ini bisa memicu aksi keributan,” tegasnya.

Untuk mengatasi hal itu pihaknya bakal mengintensifkan patroli yang ditingkatkan pada momen Nataru. “Agar konvoi tidak dilakukan dan sekaligus patroli yang ditingkatkan tadi untuk mengantisipasi aksi balap liar di jalan karena bisa membayakan jiwa,” lanjutnya.

Kemudian untuk pelarangan pesta kembang api ini guna menghindari kebakaran rumah. Sehingga masyarakat tidak melakukan pesta kembang api pada saat momen seperti ini.

“Kami tidak mengharapkan adanya malam pergantian taun yang harusnya penuh suka cita menjadi duka. Karena peristiwa kebakaran yang disbeabkan kembang api. Maka dari itu hasil rapat koordinasi sektoral disepakati bersama tidak ada pesta kembang api,” pungkasnya.(rin/sla)

Pos terkait