Terapkan My Pertamina untuk Pastikan Program Subsidi Tepat Sasaran bagi Masyarakat 

My pertamina
BERI PENJELASAN: Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu menyampaikan penjelasan terkait program subsidi tepat sasaran berupa bahan bakar minyak jenis pertalite. ISTIMEWA/RADAR PALANGKA

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Langkah konkret akan diberlakukan Pemerintah Kota Palangka Raya. Kebijakan itu dengan mempersiapkan program subsidi tepat sasaran berupaya bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.

Program ini direncanakan akan mulai diberlakukan pada 1 September 2024 bersama pihak Pertamina memberlakukan My Pertamina di wilayah Kota Palangka Raya.

Bacaan Lainnya

Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu menyatakan, program ini bertujuan untuk memastikan bahwa subsidi pertalite diberikan secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, sesuai dengan peruntukannya.

Pemerintah akan bekerja sama dengan Pertamina dan berbagai pihak terkait untuk memastikan data konsumen yang akurat dan mencegah penyalahgunaan subsidi. Prinsip keadilan bagi masyarakat menjadi landasan utama dalam kebijakan ini.

Kedepan, kata Hera, tidak menutup kemungkinan program serupa dapat diterapkan untuk bahan bakar lain, seperti solar serta untuk semua jenis kendaraan, terutama kendaraan roda empat yang paling banyak menggunakan pertalite.

Meski demikian, untuk saat ini program ini akan difokuskan pada penggunaan pertalite di Kota Palangka Raya, dan ditujukan untuk kendaraan pribadi bukan untuk mobil dinas

Hera membeberkan, saat ini  persiapan menuju program ini telah didiskusikan sejak beberapa waktu lalu dan kini dalam tahap finalisasi.

“Saya sampai akan sudah menyusun beberapa rencana, dan intinya semua persiapan harus dipastikan siap sebelum penerapan program pada 1 September, sebagai contoh, dalam beberapa hari ke depan, mungkin pada hari Rabu, kami akan mulai dengan ASN yang memiliki kendaraan pribadi. Saya yakin ini berdampak baik,” ujarnya, Selasa (20/08/2024).

Hera menambahkan, ASN dan keluarganya akan diarahkan untuk mendaftar melalui aplikasi My Pertamina serupa dengan mekanisme yang digunakan dalam program subsidi biosolar.

Selain itu, Hera juga meminta dukungan dari media massa untuk membantu menyosialisasikan program ini kepada masyarakat.

Ia optimistis bahwa dengan sosialisasi yang baik dan pelaksanaan yang terkoordinasi, program ini dapat berjalan sesuai rencana.

“Kami yakin jika sosialisasi dan implementasinya dikawal dengan baik, program ini bisa diterapkan tepat waktu pada bulan September,” imbuhnya.

Sementara, Sales Branch Manager PT. Pertamina Cabang Kalteng Yasir Huwaydi menyatakan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari langkah serupa yang sebelumnya diterapkan untuk Biosolar.

Ia menjelaskan bahwa pendaftaran untuk subsidi Pertalite sebenarnya sudah dibuka sejak beberapa tahun lalu, namun aturan baru akan ditegaskan mulai bulan ini.

“Saya juga menegaskan bahwa masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam proses pendaftaran dapat mendatangi 19 SPBU yang tersedia di Palangka Raya, ” bebernya.

Kriteria pendaftaran, Yasir menyebut bahwa saat ini masih dalam tahap finalisasi oleh verifikator pusat.Pendaftaran tetap aman bagi siapa saja, dengan pengecualian bagi kendaraan berplat merah. Yasir juga menambahkan bahwa untuk kendaraan industri, akan ada pendaftaran khusus yang dikelola secara berkelompok oleh perusahaan terkait.

“Mengenai kuota subsidi, bahwa proses verifikasi masih berlangsung dan hasilnya akan menentukan berapa banyak kuota yang akan diberikan untuk program ini. Kami mengimbau pemilik kendaraan untuk segera mendaftar ke aplikasi My Pertamina dan bila tidak mengerti bisa datang ke SPBU untuk dibantu mendaftarkan,” imbaunya. (daq/fm) 

 

Pos terkait