Viral! Biaya Servis Toyota Zenix Hybrid Pasca Banjir Bandang Mencapai Rp305 Juta, Ini Penjelasan Resmi Toyota

viral biaya servis toyota zenix hybrid pasca banjir bandang mencapai rp305 juta
Viral biaya perbaikan Toyota Zenix hybrid yang terkena banjir bandang di Sumatera. (Istimewa).

Radarsampit.com – Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera tidak hanya menimbulkan kerugian material bagi masyarakat, tetapi juga berdampak serius terhadap kendaraan bermotor. Biaya perbaikan mobil pasca banjir pun bervariasi, bergantung pada tingkat kerusakan yang dialami.

Untuk kerusakan ringan, seperti bagian kaki-kaki atau lantai kendaraan yang terendam air, biaya servis umumnya berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 5 juta.

Bacaan Lainnya

Jika air mulai masuk ke dalam kabin dan merusak interior, biaya perbaikan dapat meningkat menjadi Rp 5 juta hingga Rp 20 juta. Sementara itu, kendaraan yang mengalami kerusakan lebih berat pada mesin atau sistem kelistrikan dapat membutuhkan biaya hingga puluhan juta rupiah, bahkan mencapai Rp 30 juta sampai Rp 100 juta.

Namun, perhatian publik tertuju pada satu kasus yang belakangan viral di media sosial. Sebuah mobil Toyota Innova Zenix Hybrid dilaporkan membutuhkan biaya servis hingga Rp 305 juta setelah terendam banjir bandang. Angka tersebut sontak menuai beragam reaksi warganet karena dinilai sangat tinggi.

Informasi tersebut pertama kali beredar melalui unggahan akun Instagram circleauto.id. Dalam unggahan itu ditampilkan rincian komponen yang harus diganti akibat kerusakan parah, mulai dari mesin hingga sistem kelistrikan, termasuk modul elektronik dan baterai hybrid. Kondisi kendaraan disebut mengalami kerusakan berat akibat terendam air dalam waktu cukup lama.

Sejumlah komentar pun bermunculan. Akun @ndwp menuliskan harapannya agar Toyota memberikan potongan harga sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana.

Sementara akun @yanasugawa berpendapat bahwa kerugian tersebut seharusnya mendapat perhatian pemerintah, mengingat banjir bandang merupakan bencana alam.

Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, PT Toyota Astra Motor memberikan klarifikasi. Public Relation Manager PT Toyota Astra Motor, Philardi Ogi, menyampaikan rasa simpati mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak banjir di Sumatera.

“Atas nama Toyota Astra Motor, kami menyampaikan keprihatinan dan simpati kepada masyarakat yang terdampak banjir. Melalui jaringan dealer di wilayah terdampak, Toyota turut menyalurkan bantuan untuk mendukung kebutuhan para korban,” ujar Philardi kepada JawaPos.com, Sabtu (13/12).

Terkait biaya servis yang viral, Philardi menjelaskan bahwa angka Rp 305 juta tersebut merupakan estimasi biaya maksimum untuk kendaraan yang mengalami kerusakan sangat parah. Estimasi tersebut dibuat berdasarkan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan.

“Berdasarkan peninjauan internal kami, angka yang beredar merupakan estimasi biaya tertinggi untuk kendaraan yang mengalami kerusakan berat akibat terendam banjir. Terlepas dari jenis kendaraannya, banjir dapat menyebabkan kerusakan serius, khususnya pada komponen kelistrikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada kendaraan hybrid, kerusakan pada baterai dan sistem elektronik memang berpotensi menimbulkan biaya perbaikan yang lebih besar dibandingkan mobil konvensional. Oleh karena itu, penanganan harus dilakukan secara hati-hati dan sesuai standar keselamatan.

Toyota pun mengimbau para pemilik kendaraan yang terdampak banjir agar segera mendatangi bengkel resmi terdekat. Dengan melakukan pemeriksaan langsung, konsumen dapat memperoleh gambaran kondisi kendaraan serta pilihan perbaikan yang paling sesuai.

“Pelanggan disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan Service Advisor di bengkel resmi Toyota. Dari sana, akan diberikan opsi perbaikan yang dapat disesuaikan dengan tingkat kerusakan kendaraan,” pungkasnya. (*)

Pos terkait