5 Weton yang Memiliki Kesabaran Tinggi Menurut Tradisi Masyarakat Jawa

ilustrasi weton
Ilustrasi weton./freepik

Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, weton adalah sistem penanggalan yang menggabungkan hari dalam kalender Jawa dan hari dalam kalender Gregorian untuk menandai karakteristik atau sifat tertentu kepada seseorang yang lahir pada hari tersebut.

Meskipun weton sering digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk ramalan dan penentuan hari baik dalam berbagai kegiatan seperti pernikahan dan membangun rumah ada beberapa weton yang diyakini memiliki sifat kesabaran yang tinggi.

Bacaan Lainnya

Weton sering digunakan untuk memahami karakter seseorang berdasarkan kombinasi dari hari pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon) dan hari dalam kalender Jawa (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu).

Berikut adalah lima weton yang dikenal paling sabar menurut tradisi Jawa:

1. Selasa Wage

Orang yang lahir pada Selasa Wage dianggap memiliki sifat yang tenang dan sabar. Mereka cenderung bijaksana dan mampu menghadapi berbagai masalah dengan kepala dingin.

Baca Juga :  Ultah ke-25, Prilly Latuconsina Ungkap Kado Yang Bikin Ia Nangis

2. Rabu Pahing

Weton ini juga dikenal memiliki kesabaran yang luar biasa. Mereka cenderung stabil dalam emosi dan mampu menangani situasi sulit dengan ketenangan.

3. Kamis Legi

Seseorang yang lahir pada Kamis Legi biasanya memiliki sifat yang sabar dan telaten. Mereka bisa mengatasi berbagai tantangan dengan penuh kesabaran dan ketekunan.

4. Jumat Kliwon

Orang dengan weton Jumat Kliwon dianggap sangat sabar dan penyabar. Mereka dikenal memiliki ketenangan batin dan mampu menahan diri dalam situasi yang memancing emosi.

5. Sabtu Pon

Weton Sabtu Pon juga dikenal memiliki kesabaran yang tinggi. Mereka seringkali menunjukkan ketenangan dalam menghadapi tekanan dan mampu mengatasi hambatan dengan sabar.

Tentu saja, sifat-sifat ini adalah bagian dari kepercayaan dan tradisi Jawa dan mungkin tidak berlaku secara universal. Namun, weton tetap menjadi bagian penting dari budaya dan kehidupan masyarakat Jawa. (jpc)



Pos terkait