50 Pengemudi Ojol di Pangkalan Bun Resmi Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

ojol pangkalan buan
TERLINDUNGI: Sebanyak 50 pengemudi ojek online (ojol) resmi mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan kopi darat (kopdar) yang digelar di gazebo Pangkalan Bun Park, Kamis (18/9/2025).

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam melindungi pekerja sektor informal kembali dibuktikan.

Sebanyak 50 pengemudi ojek online (ojol) resmi mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan kopi darat (kopdar) yang digelar di gazebo Pangkalan Bun Park, Kamis (18/9/2025).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini diinisiasi BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pangkalan Bun bekerja sama dengan Polres Kotawaringin Barat, Jasa Raharja, PMI, dan Telkomsel.

Selain sebagai ajang silaturahmi, acara tersebut juga dimanfaatkan untuk sosialisasi keselamatan berkendara serta edukasi manfaat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pangkalan Bun, Nursalam Halim, menegaskan pentingnya perlindungan sosial bagi pengemudi ojol yang termasuk pekerja sektor informal dengan risiko kerja tinggi.

“Dengan bergabungnya 50 pengemudi ojol, kami berharap semakin banyak pekerja informal menyadari pentingnya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM),” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan edukasi mengenai prosedur klaim hingga simulasi layanan.

Polres Kobar menyampaikan penyuluhan tentang keselamatan berlalu lintas, Jasa Raharja memberikan informasi perlindungan kecelakaan, PMI melatih pertolongan pertama, sementara Telkomsel menghadirkan layanan pelanggan untuk mendukung aktivitas para pengemudi.

Melalui sinergi lintas instansi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berharap cakupan perlindungan sosial bagi pengemudi ojol semakin meluas, sehingga mereka dapat bekerja lebih aman dan sejahtera. (*)

Pos terkait