Kejar Capaian Perlindungan Pekerja Informal! BPJS Ketenagakerjaan Gencarkan Agen PERISAI hingga Pelosok Desa

bpjs ketenagakerjaan 1
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun, Nurul Indahyati, sosialisasi Program Bukan Penerima Upah (BPU) sekaligus membuka pendaftaran Agen PERISAI di desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat.

PANGKALAN BUN, radarsampit.comBPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun terus tancap gas memperluas kepesertaan jaminan sosial dengan menggencarkan sosialisasi Program Bukan Penerima Upah (BPU) sekaligus membuka pendaftaran Agen PERISAI di desa dan kelurahan.

Langkah ini menyasar pekerja sektor informal yang selama ini dinilai masih minim perlindungan. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya manfaat perlindungan seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun, Nurul Indahyati, menegaskan bahwa kehadiran Agen PERISAI menjadi strategi kunci untuk menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa.

“Kami ingin memastikan seluruh pekerja, termasuk sektor informal, mendapatkan perlindungan yang layak. Dengan adanya Agen PERISAI, akses layanan akan semakin mudah dijangkau,” ujarnya saat sosialisasi Program Bukan Penerima Upah (BPU) sekaligus membuka pendaftaran Agen PERISAI di Kelurahan Mendawai, Kamis (16/4/2026)

bpjs ketenagakerjaan 2

Agen PERISAI atau Penggerak Jaminan Sosial Indonesia berperan sebagai perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan edukasi sekaligus membantu proses pendaftaran peserta secara langsung di lingkungan masyarakat.

Tak hanya soal perlindungan, program ini juga membuka peluang tambahan penghasilan bagi warga yang bergabung menjadi agen. Hal ini terbukti dari tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan sosialisasi.

Banyak warga tidak hanya mendaftar sebagai peserta BPU, tetapi juga tertarik menjadi Agen PERISAI sebagai bentuk kontribusi sosial sekaligus peluang ekonomi baru.

Melalui upaya berkelanjutan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap cakupan perlindungan pekerja di wilayah Pangkalan Bun semakin luas, sehingga seluruh lapisan masyarakat, termasuk pekerja informal, dapat bekerja dengan rasa aman dan terlindungi. (*)

Pos terkait