SAMPIT, radarsampit.com – Suasana penuh semangat menyelimuti Aula Bapperida Sampit saat Forum Literasi Kotawaringin Timur menggelar lokakarya menulis cerita inspiratif. Kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta itu, terdiri dari penggerak literasi dan generasi muda, berhasil melahirkan karya-karya berkualitas.
Selama lokakarya, para peserta dibimbing oleh tiga narasumber berpengalaman, yaitu Afifah Nada R, Ros Ermawati, dan Kristini. Mereka tidak hanya mengajarkan teknik menulis cerita inspiratif, tetapi juga memotivasi peserta untuk terus berkarya.
”Peserta sangat antusias dan aktif dalam sesi diskusi,” ujar Afifah Nada R, Widyabahasa Balai Bahasa Kalimantan Tengah.
Salah satu peserta mengaku terinspirasi dengan materi yang disampaikan. Mereka menjadi lebih percaya diri menulis cerita pendek. Lokakarya itu dinilai sangat bermanfaat bagi pihaknya.
Hasil karya peserta pun beragam, mulai dari cerita fiksi, non-fiksi, hingga puisi. Beberapa di antaranya bahkan memiliki potensi untuk diterbitkan.
”Karya-karya yang dihasilkan sangat bagus dan menunjukkan bakat menulis yang luar biasa dari para peserta,” puji Afifah.
Kepala Dinas Pendidikan Kotim Muhammad Irfansyah, mengapresiasi terselenggaranya lokakarya tersebut. ”Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendorong minat baca dan menulis di kalangan generasi muda. Kami berharap karya-karya inspiratif yang lahir dari lokakarya ini dapat menginspirasi masyarakat luas,” ujarnya.
Keberhasilan lokakarya itu tidak lepas dari dukungan dana Bantuan Pemerintah melalui Badan Bahasa Kemdikbud RI. Forum Literasi Kotawaringin Timur berencana untuk menerbitkan antologi berisi kumpulan karya terbaik peserta lokakarya.
Selain itu, mereka juga akan mengadakan lomba menulis secara berkala untuk terus mengasah bakat menulis generasi muda di Kotim. (yn/ign)








