SAMPIT, radarsampit.com – SMP Negeri 1 Sampit sukses menggelar panen raya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan asessmen (penilaian siswa) bertajuk Gebyar Talenta pada Sabtu (4/5/2024).
Acara yang digelar di halaman sekolah di Jalan RA Kartini ini beralngsung pukul 07.00-13.00 WIB. Dihadiri kurang lebih 2.000 tamu undangan dari orang tua wali siswa, komite sekolah, alumni, guru purna tugas, seluruh guru dan pelajar SMPN 1 Sampit.
Dalam pelaksanaannya, seluruh pelajar SMPN 1 Sampit yang berjumlah 970 anak dilibatkan secara langsung untuk tampil menunjukkan bakatnya dihadapan ribuan tamu undangan.
Ada 13 penampilan dalam Gebyar Talenta ini, yaitu vocal solo, habsy, pemandu doa, drumband, karungut, paduan suara, paskibraka, peraturan baris berbaris indah, teater, pramuka, tarian tradisional, modern dance dan fashion show serta pameran hasil portolio kelas 9.

Kepala SMPN 1 Sampit Suyoso mengatakan Gebyar Talenta digelar untuk menunjukkan pencapaian pembelajaran yang berkualitas dan melakukan penilaian secara otentik.
“Seluruh siswa tampil sesuai jobnya masing-masing. Ada yang sebagai pelaku utama, tim kolaborator, tim kameramen dan MC. Semua siswa yang tampil sebelumnya telah dilatih dan dibina para guru dan hari ini mereka diberikan kesempatan untuk menunjukkan talenta dan dinilai dalam kegiatan yang dinamakan Gebyar Talenta,” kata Suyoso tenaga pendidik yang sejak 17 Januari 2024 menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Sampit menggantikan Maspa Saridin Puluhulawa yang sudah purna tugas.
Suyoso mengatakan Gebyar Talenta sama seperti melaksanakan paket ujian yang dinilai melalui pagelaran dan memberikan dampak luar biasa yang dibuktikan melalui kemampuan siswa menunjukkan bakat dan kemampuannya.
“Saya bangga terhadap siswa SMPN 1 Sampit yang bisa menunjukkan kemampuan berbahasa inggris, kemampuan seni, menampilkan karya secara optimal termasuk menunjukkan kecakapan digital serta ekstrakulikuler yang disaksikan orang tua wali dan tamu undangan lainnya,” katanya.

Selama dua minggu, sekolah mempersiapkan Gebyar Talenta yang baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Kotawaringin Timur khususnya tingkat pendidikan SMP.
“Kelas 7 dan 8 melaksanakan panen raya P5, sedangkan kelas 9 melakukan asessment peforma yang dicapai melalui kewirausahaan. Selama dua minggu persiapan produksi, empat hari penjualan tiket dan sehari melayani pengunjung. Ini membuktikan siswa SMPN 1 Sampit mempunyai bakat wirausaha, gigih, pantang menyerah, kritis, tanggung jawab, kreatif yang dibuktikan hari ini,” katanya.
SMPN 1 Sampit mampu menjual tiket Gebyar Talenta kurang lebih 1.500 dari total target 1.800 tiket. Tiket dijual seharga Rp 50 ribu per tamu undangan yang diperuntukkan untuk konsumsi, penyediaan tenda, penyediaan 1900 kursi, sewa sound system, properti, serta pembuatan plakat penghargaan untuk seluruh siswa yang tampil dalam pagelaran Gebyar Talenta.
“Tiket terjual 1.500 atau kurang lebih 60 persen dari para orang tua wali yang hadir, 40 persen dari penggalangan dana ke kantor-kantor instansi, tamu undangan non tiket 250 serta siswa persahabatan dari Telaga Antang yang juga hadir sehingga total tamu undangan mencapai 2.000 orang,” kata Suyoso.

Gebyar Talenta ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh sekolah di Kotim untuk menggelar kegiatan serupa dengan tujuan untuk membangkitkan minat dan bakat serta kemampuan para pelajar.
“Assesment peforma melalui Gebyar Talenta diharapkan siswa siswi kelas 9 menjelang ujian tidak tertekan menghadapi ujian tapi fokus untuk berkarya dengan perasaan bahagia yang dibuktikan dengan penampilan luar biasa hari ini,” katanya.
Enam Siswa Wakili Kotim Di Festival Kurikulum Merdeka Tingkat Provinsi
Suyoso juga menyebut bahwa Gebyar Talenta di SMPN 1 Sampit ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Festival Kurikulum Merdeka Tingkat Nasional yang akan diadakan 6 Juni 2024 dan di tingkat provinsi akan diadakan 5-7 Mei 2024 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalteng.








