Prestasi tak hanya didapat dari seseorang yang cerdas dan tekun belajar. Dukungan para guru dan orang tua serta dorongan kuat dalam diri pelajar memegang peranan penting dalam mencetak prestasi.
HENY PUSNITA, Sampit | radarsampit.com
SMPN 1 Sampit patut berbangga telah berhasil mencetak prestasi enam pelajar yang meraih juara dalam ajang Lomba Menulis untuk Bupati Kotim.
Lomba yang diselenggarakan Radar Sampit di tahun kedua ini, cukup mengejutkan dan juga menjadi inspirasi dan motivasi bagi sekolah lain. Peluang dan kesempatan meraih prestasi itu sebenarnya ada di hadapan mata. Namun, perlu niat dan usaha untuk membuatkan mereka layak dinobatkan sebagai pemenang.
Jauh sebelum penyerahan hadiah Selasa (27/5) pagi, Kepala SMPN 1 Sampit Suyoso mengarahkan para guru untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada 968 pelajar di SMPN 1 Sampit untuk membuat tulisan yang ditujukan kepada Bupati Kotim.
Para murid dibimbing untuk melihat fakta yang terjadi di Kotim dengan menuangkan ide dan gagasan serta masukan dan saran yang ditujukkan kepada Bupati Kotim dengan harapan membawa perubahan baik untuk Kotim di masa depan.
Setelah ratusan tulisan pelajar dikumpulkan, para guru menyeleksi 27 tulisan murid-muridnya yang dianggap layak mengikuti lomba dan diikutsertakan sebagai peserta dalam lomba ini.
”Saya dan para guru memberikan pendampingan dan pembinaan khusus dengan mengidentifikasi kondisi dan fakta di Kotim yang layak dituangkan dalam tulisan. Dari 27 karya tulis terbaik ini. Alhamdulillah, ada enam karya hebat yang diapresiasi juri Radar Sampit,” ucap Suyoso Kepala SMPN 1 Sampit.
Surat yang ditulis Ayu ini salah satu tulisan peserta yang menarik juri, yaitu Gunawan, Pemimpin Redaksi Radar Sampit, Heru Prayitno, Koordinator Liputan Radar Sampit. Ayu terpilih sebagai juara 1 kategori jenjang pendidikan SMP dengan perolehan nilai 91,5 poin.
Tidak hanya Ayu, ada lima peserta lain yang juga merupakan pelajar SMPN 1 Sampit juga meraih juara 2 bernama Tri Wahyudha Saputra dengan perolehan 91 poin, juara III diraih Angelina Hilmiyah Guenens dengan perolehan 90 poin.
Juri juga memberikan penilaian juara harapan 1 yang diraih Cahya Zebina Oz Zhira dengan nilai 87 poin, Muhammad Alqi meraih juara harapan 2 dengan nilai 86,5, Adelia Riata Saragih meraih juara harapan 3 dengan nilai 86 poin. Sedangkan, juara harapan 4 diraih Kayla Putri Hidayat pelajar SMP IT Al Madaniyah dengan perolehan nilai 86 poin.
Prestasi yang diraih pelajar SMPN 1 Sampit bukanlah sebuah kebetulan, tetapi buah dari usaha dan kerja keras yang menghasilkan karya terbaik. Dari total 145 peserta jenjang pendidikan SMP, 6 peserta dari SMPN 1 Sampit menjadi juara.
”Tahun lalu, SMPN 1 hanya mengantarkan satu peserta saja yang lolos sebagai juara. Tahun ini, persiapan jauh lebih matang. Semua murid ditugaskan membuat tulisan. Bukan paksaan, tetapi mencoba mengajak mereka memulai saja dulu menulis dan dari tulisan mereka ada 27 murid dengan tulisan terbaik yang diikutsertakan sebagai peserta,” ujar Suyoso, Kepala SMPN 1 Sampit yang dikenal sebagai Kepala Sekolah berprestasi ini.
Suyoso mengatakan, budaya literasi sudah menjadi keseharian yang diterapkan di SMPN 1 Sampit. Hal itu juga didukung dengan fasilitas pojok baca literasi di setiap kelas dan perpustakaan digital.
”Setiap Kamis sebulan sekali, murid kami diajarkan bercerita dan masih banyak lagi kebiasaan baik yang guru ajarkan untuk melatih kebiasaan membaca dan menulis, sehingga yang awalnya itu dipaksa berubah menjadi budaya dalam keseharian,” ujarnya.








