Belasan Ribu Pengunjung Padati Bugam Raya

Pemkab Kobar Raup PAD Puluhan Juta

pengunjung pantai 1
PADAT: Pengunjung di Pantai Kubu, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar, Minggu (1/1) (Sulistyo/Radar Pangkalan Bun)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Pantai Pesisir terpadu Kubu, Teluk Bogam dan Keraya (Bugam Raya) dan pantai Sebuai di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat dipadati oleh pengunjung yang memanfaatkan momen libur tahun baru, Minggu (1/1).

Sejak pagi hari, di pintu masuk loket menuju Pantai Kubu sudah dipadati oleh ratusan kendaraan roda dua dan empat, pengunjung yang datang di dominasi oleh warga Kobar, dan sebagian kecil dari Kabupaten Lamandau, Sukamara, Seruyan dan Kotim.

Bacaan Lainnya

Arus kedatangan pengunjung semakin banyak menjelang siang, penumpukan kendaraan dipintu loket sempat mengular, terlebih siang hari dan sore hari arus balik dan kedatangan berbarengan terjadi.

Pengunjung yang datang terbagi di beberapa destinasi wisata, ada yang ke pantai Kubu dan menyeberang ke Taman Wisata Alam (TWA) Tanjung Keluang, ke Pantai Tanjung Penghujan di Desa Teluk Bogam, Keraya dan Sebuai.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, puluhan personel baik dari Reskrim, Sabhara, Polair, dan BPBD Kobar serta Satpol PP memantau situasi di pantai-pantai yang menjadi tujuan wisata di pesisir Kumai.

Warga Desa Kubu, Suriansyah mengatakan, pada liburan tahun ini jumlah pengunjung lebih sedikit, mengingat banyak warga yang baik dari Kobar berwisata ke pantai di Kabupaten Sukamara.

Selain itu, saat ini akses menuju ujung pesisir di Sebuai sudah bisa ditempuh melalui jalur alternatif sehingga pantai Kubu tidak seramai beberapa tahun silam.

“Terpecah-pecah saat ini, sepanjang pesisir ada beberapa destinasi wisata, dan banyak juga warga Kobar yang berwisata ke pantai di Sukamara,” ungkapnya.

Kasi Tata Kelola Dinas Pariwisata Kobar, Bely Zein saat dikonfirmasi di pintu loket masuk pantai Kubu mengungkapkan, dalam dua hari libur lebaran Sabtu dan Minggu jumlah pengunjung ditaksir belasan ribu.

“Padat merayap namun lancar, estimasi bisa di atas 10 ribu dalam dua hari libur ini, untuk data riilnya akan kita sampaikan nanti setelah rekap, karena masih banyak yang datang,” katanya

Bely Zein juga menegaskan bahwa dalam dua hari pelaksanaan libur tahun baru di kawasan pesisir terpadu itu Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat berhasil meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingg puluhan juta rupiah.

Ia menyebut pada tanggal 31 Desember 2021 pengunjung yang memasuki kawasan pesisir Bugam Raya berjumlah 755 orang. Mereka datang dengan menggunakan kendaraan roda dua sebanyak 118 unit kendaraan dan kendaraan roda empat sebanyak 181 unit.

“Dari 755 pengunjung PAD yang didapat sebesar Rp3.755.000, roda dua 118 unit Rp472 ribu dan roda empat 181 unit sebesar Rp1.267.000 sehingga total pada hari itu sebesar Rp5.514.000,” ungkapnya, Senin (2/1).

Sementara pada puncak liburan tahun baru, Minggu 1 Januari 2023 jumlah pengunjung yang datang ke pesisir terpadu Bugam Raya berjumlah 10.500 orang, dengan kendaraan roda dua sebanyak 2.500 unit dan roda empat sebanyak 1.400 unit.

Berdasarkan tarif masuk, untuk pengunjung yang berjumlah 10.500 orang PAD yang berhasil diraup mencapai Rp52.500.000, kendaraan roda dua sebesar Rp10 juta, dan kendaraan roda empat sebesar Rp9.800.000.

Diterangkannya, untuk tarif masuk perorang ke kawasan pesisir Bugam Raya perorang sesuai peraturan daerah dikenakan tarif Rp5000, untuk kendaraan roda dua Rp4000 dan roda empat Rp7000.

“Total pengunjung pada Sabtu dan Minggu berjumlah 11.255 pengunjung, dengan total dua hari liburan PAD yang berhasil diraup mencapai Rp77.814.000, dan hari ini langsung kita setor ke kas daerah,” ungkapnya.

Menurutnya pada liburan tahun baru kali ini, meski terjadi antrean namun kondisi pintu loket tidak terjadi kemacetan parah seperti tahun sebelumnya.

Pos terkait