Covid-19 Masih Jadi Ancaman, Pj Bupati Kobar Siapkan SE Protokol Kesehatan

coffe morning
AUDIENSI: Coffe Morning Pj Bupati Kobar Anang Dirjo dan insan pers Kobar, Rabu (9/11). Dalam Kesempatan itu Pj Bupati Kotawaringin Barat Anang Dirjo mewanti-wanti masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas. Landainya kasus Covid-19 di Kobar jangan sampai membuat masyarakat lalai dan tidak patuh terhadap protokol kesehatan. (Slamet Harmoko/Radar Pangkalan Bun)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Covid-19 masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, berdasarkan update terbaru data sebaran Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ada sebanyak 8 warga Kobar yang terpapar virus corona.

Pj Bupati Kotawaringin Barat Anang Dirjo mewanti-wanti masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas. Landainya kasus Covid-19 di Kobar jangan sampai membuat masyarakat lalai dan tidak patuh terhadap protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

“Saat ini di Kobar ada sebanyak 8 warga yang terpapar Covid-19, jangan lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya, Rabu (9/10).

Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Kobar Tengku Alisyahbana menegaskan bahwa saat ini Satgas sedang mempersiapkan Surat Edaran (SE) Bupati Kobar untuk menindaklanjuti Inmendagri Nomor 48 Tahun 2022.

Ia menjelaskan Surat Edaran itu nantinya akan mengatur Protokol Kesehatan dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Saat ini kita sedang mempersiapkan SE Bupatinya, terkait pembatasan kegiatan masyarakat, kalau untuk Kobar berdasarkan Inmendagri kita berada di level 1,” terangnya.

Berdasarkan data sebaran Covid-19 berada di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Arut Selatan, Kecamatan Kumai, dan Kecamatan Arut Utara serta Kecamatan Pangkalan Banteng.

Jumlah terbanyak warga yang terpapar Covid-19 di Kecamatan Arut Selatan sebanyak 5 orang, Kecamatan Kumai 1 orang, dan Kecamatan Arut Utara sebanyak 1 orang, serta Kecamatan Pangkalan Banteng sebanyak 1 orang. Dengan begitu total kasus aktif sebanyak 8 orang.

Sementara itu jumlah akumulasi warga terpapar Covid-19 sebanyak 6790, dengan total kasus yang sembuh sebanyak 6558, dengan total korban jiwa sebanyak 224 jiwa.

Baca Juga :  Pemkab Kobar Panggil Maskapai Tawarkan Tiga Opsi Atasi Mahalnya Harga Tiket

Sementara itu Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Fahruddin mengatakan, semenjak dua pekan terakhir kasus Covid-19 di Kobar kembali naik.

“Jumlah pasien sampai Rabu (9/11) siang ini ada 10 orang. Jumlah ini ada kenaikan selama du pekan terakhir,” kata Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Fahruddin.

Menurutnya dari jumkah tersebut ada yang mengalami gangguan ringan, sedang dan berat. Rata-rata yang berat karena ada penyakit bawaan.

Selanjutnya seluruh pasien ini mereka juga berbeda-beda terkenanya baik itu ada dari pelaku perjalanan dan ada juga yang tertular setelah dikunjungi keluarga. Dari pasien ini sebagian sudah ada yang vaksin dan ada pula yang belum vaksin sama sekali. “Pola perawatan pasien juga masih sama. Mereka diisolasi dengan perawatan yang infensif,” ujarnya.

Hal ini mestinya juga menjadi perhatian bagi seluruh masyarakat Kobar agar selalu berhati-hati. Terutama saat berkumpul dengan orang jumlahnya banyak dalam satu tuangan agar menerapkan Prokes.

“Baik itu jaga jarak dan menggunakan masket. Sedangkan untuk yang diluar ruang diharapkan jaga jarak sudah cukup,” bebernya. (rin/tyo/sla) 

 

 

 

 

Pos terkait