Disbudpar Kalteng Umumkan Pemenang Lomba Karya Tulis Sejarah, Cek Siapa Saja Pemenangnya

DISBUDPAR KALTENG
PENGUMUMAN : Kepala Disbudpar Kalteng Adiah Candra Sari bersama para dewan juri seusai pengumuman Lomba Karya Tulis Sejarah Tingkat SMA/Sederajat dan Tingkat Perguruan Tinggi Se-Kalteng Tahun 2023. (DODI/RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Pengumuman Lomba Karya Tulis Sejarah Tingkat SMA/Sederajat dan Tingkat Perguruan Tinggi Se-Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2023 diumumkan.

Pengumuman langsung disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kalimantan Tengah, Adiah Candra Sari, Selasa (2/8) di Aula Disbudpar Kalteng.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang diprakarsai Disbudpar Kalteng ini, jumlah naskah yang diterima untuk Tingkat SMA/Sederajat  yakni 53 naskah dan Tingkat Perguruan Tinggi  dan 21 naskah, total seluruhnya 74 naskah.

Keluar sebagai juara  dari hasil Rapat Tim Penilai/Juri dengan memperhatikan kriteria penilaian yang meliputi kesesuaian tema dan sub tema, judul/sistematika penulisan, kesahihan sumber data, penggunaan bahasa yang Baik dan benar ketepatan margin dan jumlah halaman serta keaslian karya.

Tingkat SMA, juara 1 SMAN 4 SAMPIT penulis Tiara Cahyariani Putri, Morin Mahezta Prabu dan Yasrina Dian Rahmawati. Judul HM Arsyad Sang Pahlawan Perintis Kemerdekaan Indonesia dari Samuda.

Juara II,  SMAN 1 Sampit penulis Ahsin Aqsath, Farida Ariani dan Albert Clodius Vascal, Judul Peristiwa Kudeta Sampit 29 November 1945.

Juara III, SMAN 1 Kapuas Timur, penulis Hilyatul Aulia dan Ellysa Muthia Dewi, judul Perjuangan Revolusi Masyarakat Anjir Serapat Dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Harapan I SMAN 3 Palangka Raya penulis Magdalena, Marcelina Angelica dan Gracela Angelica. Judul George Obus : Semangat dan Perannya Dalam Pembentukan Provinsi Kalimantan Tengah.

Harapan II SMAN 1 Buntok Penulis Abigail Dominique Agrey Aden, Felicity Hedwig Naftali dan Jessica Putri Anastasya, Judul Sumpah Perdamaian di antara Suku Dayak.

Sedangkan untuk Perguruan Tinggi, Juara I  Gusti Ramadhan, Aliya Suci Maghfirli dan Winanda Alfajar Novita Romadhon  dar UPR, judul Jejak Sejarah Perjuangan Rakyat Kotawaringin Dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Juara II Riski dari universitas terbuka, judul mengenang Sejarah di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung Pahlawan Surya Chandra di Anjir Serapat KM 10 Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.

Juara III Dena Aura Sormin, Renol dan I Nyoman Urip dari IAHN Tampung Penyang, judul  Musyawarah Pelajar Kalimantan Tengah Se-Jawa Tahun 1960 : Gagasan Terhadap Pembangunan Negara dan Provinsi Kalimantan Tengah.

Harapan I  Ahmad Saputra dari UPR, judul  Melintasi Masa : George Obus, Simbol Semangat Perjuangan Kalimantan Tengah Dalam Mengamankan dan Mengawal Kemerdekaan Indonesia.

Juara Harapan II Diqi Irawan dan Tria Rizki Jayanti dari STIKES Eka Harap Palangka Raya, Judul  Sang Pelayar, Putra Katingan Yang Terlupakan Sejarahnya. Dewan Prof. Dr. Eddy Lion, M.Pd, Adriansyah, S.Pd., M.Pd, Drs. Kardinal Tarung,Prof. Drs. Kumpiady Widen, M.A., Ph.D, Kusni Sulang dan  Yusri Darmadi, S.S.

Kepala Disbudpar Kalteng, Adiah Candra Sari mengatakan, sudah disampaikan hasil lomba karya tulis sejarah Kalteng. “Alhamdulillah peminatnya banyak dalam lomba ini, baik tingkat SLTA se Kalteng maupun perguruan tinggi se-Kalteng. Itu jumlahnya ratusan. Jadi terlihat minat menuliskan kembali sejarah di kalangan generasi muda sangat baik tetapi memang perlu ditingkatkan. Makna kami berencana akan mengadakan kembali,” ujarnya.

Sebut Adiah, Disbudpar Kalteng akan kembali melaksanakan hal itu lantaran banyak peminat dan barangkali masih harus banyak diungkap.

”Makanya kami harapkan melalui lomba itu, sejarah-sejarah  di Kalteng dan pejuang Kalteng bisa terekspos dan dilihat masyarakat umum. Semoga juga naka-anak muda generasi penerus bangsa mengenai hal tersebut,” tegasnya.

Pos terkait