PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah terus berkomitmen peningkatan sarana dan prasarana (Sarpras) pendidikan.
Hal itu sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengajar sebagai yang menjadi krusial untuk menghadirkan kualitas pendidikan yang optimal.
Penekanan itu disampaikan secara langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani seusai kunjungan reses DPRD Kota Palangka Raya masa persidangan II tahun siding 2023-2024.
Dalam momen itu, anggota Dapil II datang antara lain Subandi, Vina Panduwinata, Dudie B Sidue, Norhaini, Noorkhalis Ridha, Ted Apri Mahendra, Artur, Evy Susanti Anna Agustian dan Susi Idawati, Kamis (22/2/2024).
Dalam rases itu, DPRD Kota Palangka Raya mengunjungi dan meninjau sarpras Pendidikan, salah satunya di SMPN-8 Palangka Raya.
Jayani mengutarakan, Disdik selalu memastikan bahwa seluruh aspek konstruksi dan kualitas bangunan memenuhi standar yang ditetapkan untuk memberikan lingkungan belajar yang optimal bagi siswa.
Jayani sampaikan disdik komitmen bahwa pendidikan sebagai upaya pengembangan potensi anak untuk meraih masa depan yang gemilang. Kepentingan pemerintah ialah menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas sehingga menjadi modal utama dalam menghadapi persaingan di dunia globa. Termasuk sarana prasarana pendidikan,” ujarnya.
Ia menekankan, setiap sekolah menjalankan pengembangan sekolah dan penyelenggaraan pendidikan di sekolah sesuai dengan yang ditentukan oleh masing-masing standar. Beberapa sekolah dimungkinkan mampu menyelenggarakan layanan pendidikan melebihi standar ini.
”Maka itu terkait reses, Disdik siap merealisasikan rekomendasi dari DPRD. Salah satunya agar SMPN-8 dibuat irigasi di dalam sekolah Dan dilakukan peningkatan tinggi halaman. Langkah itu dalam hal penyelenggaraan peningkatan sarana maupun prasarana sekolah,” tegasnya.
Ia menambahkan, sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor yang vital dalam penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran, karena itu apabila sarana dan prasarana kurang mendukung, maka penyelenggaraan atau pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah tidak dapat berjalan dengan baik.
”Konkretnya mutu pendidikan dapat dilihat dalam dua hal, yakni mengacu pada proses pendidikan dan hasil Pendidikan. Disdik komitmen atas hal tersebut,” tandasnya.
Semenbatara itu, Anggota DPRD Kota Suabndi menyamapaikan, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.
Atas hal itu, DPRD Kota komitmen dalam hal mendorong peningkatan pendidikan, khususnya sarana dan prasarana pendidikan.
Ia menilai sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor yang vital dalam penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran, karena itu apabila sarana dan prasarana kurang mendukung, maka penyelenggaraan atau pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah tidak dapat berjalan dengan baik.
“Begitupun sebaliknya, sarana dan prasarana yang mendukung dan lengkap akan memudahkan proses pembelajaran, karena dengan lengkapnya sarana dan prasarana akan memberi variasi pada proses pembelajaran,Konkretnya hal itu, jadi kami melihat Disdik bisa diberikan apresiasi tas komitmen dalam sarana dan prasarana pendidikan,” tandasnya. (soc/daq/fm)








