Duda 38 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung Pakai Tali Plastik di Warung

gantung diri palangka
Tali yang digunakan OK untuk akhiri hidup, saat yang bersangkutan hendka dievakuasi petugas.

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Seorang pria berinisial OK (38), warga Jalan Bukit Keminting Petuk Katimpun, Palangka Raya, ditemukan tewas diduga bunuh diri dengan cara gantung diri di dalam warung tempatnya tinggal seorang diri, Minggu (28/9/2025).

Belum diketahui pasti penyebab tindakannya tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa hari sebelum kejadian, OK kerap berteriak-teriak sendiri dan mondar-mandir di depan bengkel tempatnya bekerja. Ia juga sering menggoyang bangunan tersebut. OK diketahui telah bercerai dari istrinya sejak 2021.

Bacaan Lainnya

Jenazahnya pertama kali ditemukan oleh kerabatnya dalam kondisi leher masih terjerat tali plastik yang diikatkan pada tiang kayu, mengenakan topi namun tanpa baju.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan sehingga dipastikan korban murni bunuh diri.

Salah satu kerabat korban, Ronny, menuturkan bahwa ia awalnya hendak mengajak OK makan dan minum.

Namun setelah beberapa kali dipanggil tidak ada jawaban, ia merasa curiga dan mengecek ke dalam kamar. Saat itulah ia terkejut menemukan OK sudah tergantung dengan leher terikat tali.

Ronny pun kemudian memanggil anggota keluarga yang tengah berada di depan rumah dan mengabarkan peristiwa tragis itu. Selanjutnya meminta bantuan warga untuk melaporkan ke pihak kepolisian.

Paman OK, Edward (49), pemilik rumah (warung) mengungkapkan, keponakannya itu memang tinggal ikut dirinya. “Dia ini memang tinggal ikut saya, statusnya duda, karena sudah bercerai dari istrinya sejak 2021. Saya kaget dan shock,” ungkapnya.

Kerabat lainnya, Bunbun mengaku sangat terkejut dengan kejadian ini dan saat awal melihat tidak berani berbuat apa-apa.

‎‎”Saya juga terkejut. Dia sebelumnya tidak ada mengeluhkan adanya penyakit bawaan yang ia derita. Selain itu juga tidak ada bercerita ada permasalahan dengan orang lain, karena orangnya dapat dibilang tertutup,” bebernya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya Kompol M Rian Permana menyampaikan, pihaknya telah mengerahkan tim Inafis ke tempat kejadian, bersama beberapa personel piket.

Pos terkait