NANGA BULIK, radarsampit.com – Warga di kebun sawit Bukit Pandau, RT 14, Kelurahan Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia pada Minggu (8/2) petang.
Korban berinisial MES (33), diketahui merupakan pekerja kebun yang berasal dari Desa Makarti Jaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kapolres Lamandau melalui Kapolsek Bulik AKP Karno menjelaskan, sebelum peristiwa tersebut, pelaku sempat berinteraksi dengan rekan kerjanya sekitar pukul 12.30 WIB di dapur barak.
Dalam percakapan itu, pelaku sempat mengeluhkan masalah pribadi yang berkaitan dengan keluarganya. “Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar AKP Karno.
Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan secarik kertas yang diduga merupakan surat wasiat.
Surat tersebut berisi curahan perasaan korban yang mengaku lelah dengan kehidupan yang dijalaninya, permintaan maaf kepada keluarga, serta harapan agar anaknya kelak mendapat kehidupan yang lebih baik.
Peristiwa ini pertama kali diketahui Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, saat rekan-rekan pelaku mempertanyakan keberadaannya.
Awalnya MES dikira sedang beraktivitas di luar barak. Namun, setelah tidak mendapat respons ketika dipanggil, salah satu saksi mencoba memeriksa kamarnya dan menemukan pemuda itu telah meninggal dunia.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada ketua RT dan diteruskan ke Polsek Bulik. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Kapolsek.
(mex/sla)







