Ingatkan Jangan Menyerah, Kekompakan Jadi Kunci Eksistensi Radar Sampit

Dari Acara Syukuran HUT Radar Sampit yang Ke-18 Tahun

HUT 18 radar sampit
PERAYAAN: Jajaran manajemen dan karyawan Radar Sampit foto bersama acara syukuran HUT Radar Sampit, Rabu (17/4/2024). (HENY/RADAR SAMPIT)

Hari Ulang Tahun (HUT) Surat Kabar Harian Radar Sampit Rabu (17/4) menjadi momen spesial bagi seluruh karyawan untuk bersyukur dan terus bersemangat agar tidak menyerah menghasilkan karya terbaik. Kekompakan dan kebersamaan itulah yang menjadi kunci Radar Sampit tetap eksis hingga diusianya yang ke-18 tahun.

HENY-RADO, sampit | radarsampit.com

Bacaan Lainnya

Suasana perayaan HUT Radar Sampit ke-18 tahun ini bertemakan biru dan putih. Pernak-pernik balon, kado serta menu lontong sayur dan nasi kuning menciptakan kehangatan di ruang rapat redaksi, Kantor Radar Sampit.

Bertepatan dengan HUT Radar Sampit ke-18 tahun, Rabu (17/4) pagi, puluhan karyawan duduk lesehan berkumpul menghadiri acara syukuran yang dipandu Yuni Pratiwi Iskandar (wartawan Radar Sampit) sebagai pembawa acara dan dilanjutkan pembacaan doa oleh Agus Jaka Purnama (redaktur).

Dalam syukuran itu, selama kurang lebih 20 menit Direktur Radar Sampit Siti Fauziah menyampaikan sambutan, perkembangan, pencapaian, pesan, dan harapannya untuk kemajuan dan kesejahteraan Radar Sampit.

”Alhamdulillah, kita panjatkan kepada Allah sehingga Radar Sampit tetap bertahan dan eksis hingga diusianya yang ke-18 tahun ini,” kata Fauziah mengawali sambutannya.

Di tengah gempuran teknologi digital dan media online, media Surat Kabar Harian Radar Sampit tetap dipilih masyarakat sebagai salah satu sumber informasi yang dapat diandalkan.

“Tepat di HUT Radar Sampit, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan Radar Sampit yang selama ini sudah memberikan dukungan penuh dalam kinerjanya sehingga koran kita bisa terus tumbuh dan bertahan hingga hari ini. Tanpa kerja keras kawan-kawan semua, tanpa dukungan keluarga karyawan, saya yakin Radar Sampit tidak bisa seperti sekarang ini,” katanya.

“Semua berkat kerja keras dan kekompakan kita semua. Saya berharap kebersamaan ini dan semangat kita untuk terus mempertahankan Radar Sampit agar bisa terus tumbuh dan eksis dapat terus kita tingkatkan,” sambungnya.

Menurutnya, Radar Sampit bukan hanya menjadi tempat bekerja, tetapi juga jadi tempat bernaung yang tentunya menjadi sumber penghidupan bagi karyawan yang bekerja di Radar Sampit. Karenanya, dia berharap karyawan agar selalu menjaga kekompakan dan terus mempertahankan ekstensi Radar Sampit.

”Alhamdulillah, kita tidak hanya memiliki koran tetapi juga memiliki portal online radarsampit.com dan radarsampitjawapos.com dan berkat kerja keras kawan-kawan semua dalam bekerja, website kita menjadi yang terbaik di Kalteng,” katanya.

Secara berkala, Radar Sampit juga melakukan evaluasi dan dipantau setiap minggu yang dapat bertahan dengan peringkat yang cukup baik.

”Radarsampit.com peringkatnya hanya bergeser di satu dua tiga dan lebih sering berada di peringkat pertama. Bahkan, di tingkat Kalimantan pun Radar Sampit masih menjadi yang terbaik,” kata Siti.

”Ini artinya pengunjung portal radarsampit.com lebih banyak dari media online yang lain. Pembaca dan jam tayangnya juga lebih banyak, sehingga orang yang mencari berita dan informasi masih memilih website radarsampit.com dibandingkan yang lain. Karena itu, saya berikan penghargaan setinggi-tingginya untuk kinerja seluruh tim Radar Sampit, terutama tim redaksi yang selalu mengawal semua isu di lapangan, sehingga selalu update dan tidak kalah dengan media lainnya,” tambahnya.

Fauziah juga bersyukur media sosial yang dimiliki Radar Sampit, baik Instagram, Youtube, Tiktok, dan Facebook juga terus tumbuh. Tiktok hampir mencapai 500.000 pengikut, Instagram menuju 60.000 pengikuti, Facebook hampir 25.000 pengikut, dan Youtube sudah menuju 4.000 pengikut dan jumlah jam tayang juga sudah mendatangkan hasil untuk Radar Sampit.

Pos terkait