Jalur Liku Mulya Sakti Kebanjiran

jalan kebanjiran 1
LALULINTAS PUTUS: Genangan air dengan kedalaman sekitar1-1,5 meter menggenangi jalan Desa Persiapan Liku Mulya Sakti, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau sepanjang kurang lebih 50 meter. Hal ini membuat arus lalulintas putus total, Senin (22/8). (Istimewa)

NANGA BULIK, RadarSampit.com – Sejumlah rumah warga dan jalan poros di Desa Persiapan Liku Mulya Sakti, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau terendam banjir, Senin (22/8). Hujan lebat selama tujuh jam yang mengguyur kawasan itu diduga menjadi penyebab bencana alam tersebut.

Genangan air dengan kedalaman sekitar1-1,5 meter menggenangi jalan poros desa sepanjang kurang lebih 50 meter. Hal ini membuat arus lalulintas putus total.

Tidak ada mobil yang bisa melintas dan menimbulkan kemacetan parah didua sisi jalur tersebut. Para pengguna jalan hanya bisa menunggu hingga air surut agar bisa melintas. Tak jarang ada yang menyerah dan memilih putar balik.

“Air naik sejak subuh tadi. Kalau dipaksakan lewat bisa rusak dan mobil berisiko hanyut karena arusnya cukup deras. Lebih baik kita tunggu saja, biasanya banjir seperti ini hanya sebentar,” tutur Anto, salah satu sopir truk angkutan sawit.

Sementara untuk kendaraan roda dua masih bisa menyeberang dengan bantuan rakit sederhana yang dibuat masyarakat. Selain itu tim BPBD juga telah menurunkan perahu karet untuk membantu penyeberangan warga.

“Kami telah memonitor bencana banjir di Desa Persiapan Liku Mulya Sakti,” ujar Kapolsek Bulik, Ipda Adel Muhamad.

Menurutnya banjir menggenangi jembatan yang menjadi akses warga Desa Persiapan Liku Mulya Sakti sedalam kurang lebih 1 meter sampai 1,5 meter dan menyebabkan kurang lebih 50 meter ruas jalan yang dihubungkan jembatan tersebut terendam. “Selain itu sekitar kurang lebih 10 rumah warga di bantaran Sungai Liku juga terendam,” katanya.

Namun laporan terakhir sore kemarin, hujan telah berhenti dan air berangsur surut. Tidak ada ada korban jiwa dalam bencana banjir.

“Sore ini sekitar jam 16.30 WIB jalan sudah mulai bisa dilewati. Namun kita tetap mengimbau agar pengendara berhati-hati,” ujar kepala pelaksana tugas BPBD kabupaten Lamandau, Ray Paskan.

Sementara itu kerugian materi akibat banjir yang terjadi di Desa Persiapan Liku Mulya Sakti belum dapat dipastikan. Namun telah terdata ada sekitar 10 rumah yang terendam banjir dengan total korban 12 KK dan 39 jiwa.

“Sebanyak 2 keluarga mengungsi di rumah kerabatnya dan 2 keluarga lagi mengungsi di masjid, karena ketinggian air di dalam rumah ada yang lebih dari 1 meter,” ungkap Pj Kepala Desa Persiapan Liku Mulya Sakti, Andrianson.

Selain menenggelamkan jalan sepanjang 50 meter dan rumah warga, banjir juga menenggelamkan fasilitas umum kantor desa. “Banjir ini akibat hujan deras semalaman sampai pagi ini. Ini cukup sering terjadi kalau hujan deras, tapi ini yang terparah. Saya harap baik pemerintah maupun perusahaan sekitar bisa menimbun jalan ini supaya tidak terkena banjir lagi,” harapnya.

Sementara itu, melihat banyak rumah warga yang terdampak banjir, tim reaksi cepat BPBD, Polres Lamandau, dan TNI mengevakuasi korban banjir ke tempat yang lebih aman.

Mereka bersama mengangkat kasur dan perabotan rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi. Selain itu juga telah dibangun tenda-tenda darurat serta dapur umum di lokasi. (mex/sla)

 

 

 

 

Pos terkait