Kabar Gembira Bagi Pecinta Kuliner, Makanan Ala Thailand Kini Hadir di Sampit

Rumah Makan ASR Siap Sajikan 21 Menu Asia dan Western

makanan thailand
Makanan Ala Thailand kini hadir di Kota Sampit. Menu Tomyam dan Somtam bisa jadi pilihan untuk dicoba di Rumah Makan ASR yang berlokasi di Jalan S Parman.

SAMPIT, radarsampit.com – Hidangan makanan Ala Thailand kini hadir di Kota Sampit. Menu Tomyam dan Somtam bisa jadi pilihan untuk dicoba di Rumah Makan ASR yang berlokasi di Jalan S Parman.

Ada 21 menu makanan Asia dan Western yang siap menggoyang lidah para pecinta kuliner. Di tangan Chef Winda dan Ibnu, hidangan makanan disajikan fresh sesuai permintaan. Harga yang ditawarkan pun terjangkau, tak terlalu merogoh kocek dalam-dalam.

Bacaan Lainnya

Seperti menu Somtam dijual di harga Rp 25 ribu, Tomyam biasa Rp 35 ribu, Tomyam Cianrai Rp 45 ribu, Tomyam Poltek Rp 65 ribu, Salad Thailand Rp 65-120 ribu.

Adapula menu ikan kakap tiga rasa yang dijual Rp 15 ribu per ons, ikan steam Rp 15 ribu per ons, Ikan Bakar Portugis Rp 15 ribu per ons.

“Kami juga menjual menu andalan ayam goreng cubit seharga Rp 25 ribu dan sup daging janda Rp 45 ribu per porsi,” kata Dewi Asran, Owner Rumah Makan ASR saat diwawancarai Radar Sampit usai acara Grand Opening RM ASR, Jumat (5/7/2024).

Wakil Bupati Kotim Irawati juga terlihat hadir mencicipi hidangan makanan yang disajikan di RM ASR saat grand opening.

“Warga yang jauh-jauh nih, kalau ingin liburan, silakan coba makan disini. Karena saya juga baru tahu ada rumah makan yang jual makanan ala Thailand, di Sampit sepertinya jarang ada yang menjual menu ala Thailand,” ucap Irawati.

Rumah Makan ASR yang buka mulai pukul 10.00-22.00 WIB, juga siap menyajikan menu nasi goreng USA seharga Rp 45 ribu, nasi goreng Cina Rp 20 ribu, nasi goreng kampung Rp 20 ribu, nasi goreng Pataya Rp 25 ribu, nasi goreng Thailand Rp 35 ribu.

“Kami juga akan siapkan menu western seperti stik ayam, stik daging dan chicken roll. Khusus menu asia ala Thailand, bumbunya diracik sendiri dari bahan yang dipesan langsung dari Thailand,” kata Dewi.

Sebelum membuka usaha RM ASR, Owner juga sudah lebih dulu mengembangkan usaha Rumah Makan Sunda Akang Asran yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani. Usaha itu sudah berjalan selama delapan tahun hingga sekarang.

Dewi mencoba mengembangkan usaha kuliner yang fokus menjual hidangan makanan ala Thailand.

“Karena setahu saya di Sampit menu Thailand belum begitu eksis, sehingga kami mencoba peruntungan menjual hidangan makanan ala Thailand,” katanya.

Ide mengembangkan usaha kuliner menjual menu makanan ala Thailand bukan sesuatu yang baru bagi Dewi. Karena, sebelumnya Chef Winda yang merupakan ibu dari Dewi sudah pernah menjalankan usaha rumah makan menu ala Thailand di Segamat, Johor, Malaysia.

“Ibu dulu pernah merantau ikut suami jalankan usaha rumah makan di Malaysia,” ucap anak sulung dari empat bersaudara berdarah Sunda ini.

Winda mengisahkan perjalanan hidup selama 16 tahun tinggal di Malaysia. Ia pernah bekerja di Restoran Juara Ikan Bakar di Segamat dan kemudian pindah bekerja di Restoran Cempaka Ikan Bakar di Nilai Negeri Sembilan Malaysia.

“Saya dulu pernah bekerja ikut orang di dua restoran selama 13 tahun. Setelah itu mencoba buka usaha rumah makan sendiri di Segamat,Malaysia. Namun,hanya berjalan dua tahun,” ucap Wanita berumur 58 tahun yang terlihat anggun dengan pakaian tertutup dan cadar yang hampir menutupi seluruh wajahnya.

Dengan berbekal pengalaman itu, Winda sebagai juru masak siap mendedikasikan hidupnya di dapur RM ASR untuk membantu usaha anaknya.

“Ini usaha anak sulung saya, ASR ini singkatan dari nama menantu saya, suami Dewi yang bernama Asran. Saya hanya bantu memasak dan berharap usaha ini sukses dan makakannya cocok di selera masyarakat Kota Sampit dan Kalteng pada umumnya,” tandasnya. (soc/hgn)

Pos terkait