JAKARTA, RadarSampit.com – Sinyal koalisi antara Partai Gerindra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kian kuat. Terbaru, kedua partai itu menunjukan kemesraan ke publik dengan mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara bersamaan kemarin (8/8).
Daftar secara bersama itu menjadi yang pertama dilakukan oleh partai politik sejak pendaftaran dibuka pada 1 Agustus 2022 lalu.
Proses pendaftaram kedua partai berlangsung meriah. Diawali masa kedua partai yang tiba lebih dulu, kedua Ketua Umum, yakni Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar tiba dan memasuki halaman KPU sekitar pukul 15.00 WIB.
Kedatangannya disambut solawat, yel-yel hingga teriakan dari masa pendukung. Keduanya kompak mengenakan setelan kemeja putih dan peci hitam.
Untuk menyesuaikan protokol yang disiapkan KPU, Gerindra mendaftar lebih dulu pada pukul 15.20 WIB. Di ikuti PKB sekitar 20 menit kemudian.
Uniknya, meski tuntas lebih dulu, pimpinan Gerindra tidak langsung pulang dan memilih menunggu PKB menuntaskan pendaftaran. Kedua Ketum partai itu lantas kembali bersama sebelum meninggalkan gedung KPU.
Kepada media, kedua pimpinan partai itu optimis bisa lolos sebagai peserta pemilu. Sebab, semua persyaratan dan ketentuan administrasi sudah dipenuhi.
Soal sinyal koalisi, Prabowo mengakui kemungkinan Gerindra bekerjasama dengan PKB sangat besar. “Saya kira sinyalnya ya sangat kuat. kira-kira begitulah,” ujarnya.
Sementara untuk deklarasi calon presiden, Prabowo belum bisa membeberkan. Sebab pihaknya masih akan menunggu Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra yang rencananya digelar pada akhir pekan ini.
Prabowo sendiri, menegaskan kesiapannya jika dalam rapimnas, para kader memintanya untuk kembali maju sebagai capres. “Saya anggap tugas itu tugas yang suci untuk berbakti dan mengabdi kepada rakyat. Tentunya harus saya terima dengan baik seandainya saya benar-benar dicalonkan,” imbuhnya. Jika Rapimnas berjalan lancar, pihaknya akan kembali berkomunikasi lebih lanjut dengam PKB.
Sekadar mengingatkan, dalam pencalonan Pemilihan Presiden 2014 dan 2019, Prabowo dua kali kalah dari Joko Widodo.
Ketum PKB Muhaimin Iskandar menambahkan, hubungannya dengan Gerindra sangat mesrah. Sosok yang akrab disapa Cak Imin itu menyebut sebagai Teman Tapi Mesrah (TTM).
Bahkan untuk menunjukkan kedekatannya, sosok yang akrab disapa Cak Imin itu sampai memberikan pantun khusus untuk hubungan keduanya.
”Gulo jowo diteke nang papan, pak Prabowo memenuhi harapan. Satu lagi, kaum muslimin dan muslimat, Cak Imin membawa selamat,” kata dia lantas tertawa bersama.
Cak Imin menambahkan, kelanjutan dari hubungan Gerindra dengan PKB tinggal menunggu diresmikan. Baginya, koalisi juga butuh proses tahap demi tahap layaknya orang menikah. Mulai dari jadian, lamaran, tukar cincin, hingga pesta.
”Insya Allah dalam waktu dekat akan saling menembak,” kata cak Imin.
Sementara itu, selain PKB dan Gerindra, ada dua partai lainnya yang mendaftar kemarin. Yakni Partai Republikku dan Partai Hanura. Hingga kemarin, total ada 18 partai nasional yang mendaftar ke KPU RI. (far/jpg)







