PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus menunjukkan perannya sebagai jaminan kesehatan sosial yang efektif bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi yang memerlukan akses layanan kesehatan secara cepat, mudah dan setara.
Hal itu dibuktikan langsung Anisa Fitri Mandira (32) warga Kota Palangka Raya yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Palangka Raya telah menjadi peserta Program JKN dan sudah merasakan secara langsung manfaat dari Program JKN.
Dirinya menggunakan hak kepesertaannya dalam Program JKN untuk mendapatkan akses layanan kesehatan untuk putra keduanya bernama Garren (1).
Anisa menyatakan, telah menjadi peserta Program JKN pada segmen kepesertaan Pekerja Penerima Upah (PPU) sejak tahun 2014. Ia terdaftar bersama sang suami dan anak-anaknya.
Anisa mengungkapkan bahwa selama menjadi peserta Program JKN, ia merasa sangat puas karena selama memanfaatkan pelayanan Program JKN ia tidak menemukan kesulitan maupun kendala dalam mendapatkan akses layanan kesehatan.
Kata dia, kebetulan mereka sudah menggunakan Program JKN sejak untuk pengobatan orang tua saya dulu yang mengalami stroke.
Saat dirinya hamil hingga melahirkan anak pertama dan anak kedua yang saat itu harus menjalani oerasi caesar, prosesnya saat itu pun sangat mudah dan dibantu dengan pelayanan yang cepat.
“Semua layanan kesehatan yang telah saya dan keluarga dapatkan selama ini gratis tanpa keluar uang sama sekali. Saya merasa sangat terbantu dan puas atas pelayanan yang ada pada Program JKN,” ungkap Anisa.
Menurutnya, Garren masih dalam proses mendapatkan perawatan. Selama menjalani rawat inap, Garren mendapatkan berbagai pemeriksaan dan sedang menunggu hasil tes laboratorium untuk memastikan penyebab demam dan gangguan pernafasan yang dialaminya.
Ditemui di kamar rawat inap, Garren nampak tertidur pulas ditemani Anisa beserta suami.
Anisa menyampaikan rasa terima kasihnya atas pelayanan prima yang didapatkan oleh keluarganya. Meskipun mendapatkan layanan rawat inap sebagai peserta Program JKN, Anisa dan putranya diperlakukan dengan sangat baik dan tanpa dibeda-bedakan.
Menurutnya, Program JKN ini sangat membantu bagi saya dan keluarga di kala darurat seperti ini, apalagi kalau sakit tidak bisa kita prediksi ya kapan akan datang.
Dia juga sering menawarkan ke orang-orang sekitar saya yang belum menjadi peserta Program JKN untuk mulai mendaftar menjadi peserta. Kalaupun tidak punya cukup uang untuk membayar iurannya, bisa ikut mendaftar sebagai peserta yang didaftarkan oleh pemerintah Kota Palangka Raya.
“Apalagi untuk Kota Palangka Raya juga sudah UHC (Universal Health Coverage), jadi mereka tetap bisa mendapatkan akses layanan kesehatan yang baik secara gratis dan tanpa dibeda-bedakan dengan pasien yang membayar secara mandiri,” imbuh Anisa.
Terkait sang anak, Anisa sedang berada di salah satu rumah sakit di Kota Palangka Raya, Anisa pun menceritakan bahwa ia sudah beberapa kali memperoleh layanan kesehatan menggunakan Program JKN baik untuk dirinya sendiri maupun untuk anggota keluarganya.
Namun kali ini, putra kedua Anisa harus harus mendapatkan pelayanan rawat inap karena mengalami demam tinggi selama dua hari.
Selain itu, Garren juga mengalami kesulitan bernafas yang disebabkan adanya lendir di paru-paru, ia sering menolak ketika diberikan minum sehingga Anisa memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit.
Anisa melanjutkan cerita bahwa sebelum membawa putranya ke rumah sakit, ia memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk memeriksa dimana saja fasilitas kesehatan terdekat dengan rumahnya serta berapa banyak ketersediaan tempat tidur yang ada pada saat itu.








