SAMPIT, radarsampit.com – Guna pengenalan lingkungan dan untuk mengenalkan berbagai profesi kepada anak didik, TK Kartika Jaya Koordinator XLI Sampit Cabang XVII Tanjungpura berkunjung ke kantor surat kabar harian Radar Sampit, Sabtu (18/5/2024).
Kunjungan anak-anak TK Kartika XVII-21 dan TK Kartika XVII-22 di bawah Asuhan Kodim 1015/Sampit ke didampingi langsung oleh Ketua Yayasan Kartika Jaya Kordinator XLI Sampit Cabang XVII Tanjungpura Tutih Tandri Subrata beserta para guru pendamping.
Ketua Yayasan Kartika Jaya Kordinator XLI Sampit Cabang XVII Tanjungpura Tutih Tandri Subrata mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka pengenalan lingkungan sekaligus untuk memberikan pemahaman kepada anak didik tentang berbagai profesi, sehingga membuat anak-anak termotivasi semangat belajarnya.
“Kami dari TK Kartika Yayasan Kartika Jaya mengadakan acara pembelajaran luar kelas atau pengenalan lingkungan kepada anak-anak untuk mengajarkan berbagai macam profesi,” kata Tutih.

Menurut Tutih, kegiatan pembelajaran luar kelas ke kantor Radar Sampit agar anak-anak mengenal profesi wartawan dan karya jurnalistik yang dipublikasikan melalui media surat kabar atau koran, yang kurang begitu dikenal oleh anak-anak usia dini.
“Mungkin mereka belum begitu familiar dengan kegiatan pekerjaan sebagai wartawan, dan karena anak-anak sekarang agak kurang melihat koran, jadi ini sebagai pengalaman, pengenalan lingkungan supaya mereka bisa mengetahui ada berbagai macam profesi, dan mengetahui proses pembuatan berita-berita yang biasa dibaca orang tuanya,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh TK Kartika XVII-21 dengan 25 orang anak dan TK Kartika XVII-22 sebanyak 100 orang anak.
“Sekarang mereka sudah mau lulus, jadi ini sudah pengenalan lingkungan yang terakhir untuk mereka di tahun ajaran ini,” imbuhnya.
Tutih menuturkan, anak-anak begitu semangat dan antusias mengikuti kegiatan outing class atau pengenalan lingkungan di kantor Radar Sampit. Melalui kegiatan itu mereka bisa melihat langsung alat-alat yang digunakan untuk proses pembuatan koran.

“Anak-anak sangat bersemangat, apalagi melihat koran, tadi ada yang bilang kertasnya besar ya, mereka antusias sekali, terus alatnya juga canggih. Sayangnya mereka tidak bisa melihat prosesnya, karena beroperasinya malam. Kalau mereka melihat pas lagi beroperasi mungkin mereka lebih semangat ya,” ungkapnya.
Di sisi lain, dengan mendengar penjelasan yang disampaikan oleh Manager Pemasaran Tono Triyanto bagaimana proses pembuatan surat kabar dari kertas kosong hingga menjadi koran yang memuat banyak berita, diharapkan bisa mendorong anak-anak untuk mengenal literasi.
“Harapan kami semoga ini juga sebagai bagian dari pengenalan literasi juga sama anak-anak, bahwa tidak hanya buku, karena anak-anak sudah mulai jarang baca buku, jangankan koran yang tulisannya banyak, mungkin buku-buku yang lebih banyak gambarnya juga mereka juga kurang baca. Ini juga sebagai harapan kami, semoga anak-anak bisa mengenal berbagai macam bentuk tulisan dan semoga nanti kedepannya bisa meningkatkan minat baca dan menjadi basic supaya mereka kedepannya bisa lebih semangat mau membaca, gemar terhadap literasi,” tandasnya.
Selain mengunjungi ruangan percetakan, anak-anak TK Kartika juga begitu antusias saat diajak untuk melihat-lihat tanaman hidroponik yang ada di halaman kantor Radar Sampit. (yn/yit)








