Perayaan Natal jadi momentum paling ditunggu umat Kristiani. Beragam pernak-pernik perayaan, seperti hiasan pohon Natal menjadi salah satu elemen penting. Suasana rumah menjadi penuh kehangatan dan keceriaan.
YUNI PRATIWI ISKANDAR, Sampit | radarsampit.com
Tidak afdal rasanya setiap kali perayaan Natal tanpa dekorasi Natal. Hal ini juga yang dirasakan Meiliya. Natal selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya oleh Meiliya bersama keluarga kecilnya.
Sejak awal Desember, Meiliya bersama sang suami, Ivan Limanto dan buah hati tercinta, Everly Alexander mulai membuat dekorasi Natal di salah satu sudut rumahnya yang beralamat di Jalan HM Arsyad Sampit. ”Biasanya sejak November, tapi tahun ini awal Desember baru mulai bikin dekorasi Natal,” ujar Meiliya.
Setiap menjelang Natal, kegiatan membuat dekorasi Natal dengan beragam pernak-pernik di rumah mereka adalah hal yang wajib dilakukan. Dekorasi setiap tahunnya pun berbeda-beda. Begitu pula tata letak dari sudut rumah yang didekor. ”Setiap momen Natal selalu membuat dekorasi khusus. Dekorasi di rumah seperti sekarang ini. Kadang ganti-ganti letaknya,” imbuhnya.
Meski berbeda keyakinan dengan sang suami, Meiliya selalu antusias dan membuat sesuatu yang spesial saat Natal tiba. Apalagi dia yang sejak kecil sudah menyukai dekorasi ruangan, termasuk juga menyukai dekorasi Natal yang sering dia lihat di lingkungannya yang merayakan Natal.
”Dari kecil sudah suka dekorasi ruangan dan suka sekali sama suasana Natal. Hiasannya, pohon natalnya, dan Santa Clausnya, karena dulu waktu kecil suka lihat pohon Natal di rumah keluarga, merayakan Natal di sekolah, di gereja sekolah dan menghias Natal di kelas. Jadi berkesan sampai sekarang,” tuturnya.
Persiapan Natal pun menjadi sesuatu yang dilakukan jauh hari sebelumnya. Beragam pernak-pernik menarik untuk mendekorasi rumah dan menghias rumah tidak hanya dia beli di Sampit. Tak sedikit pula pernak-pernik yang dia beli di luar kota dan ada juga dari pemberian keluarga.
”Mencari pernak-pernik untuk dekorasi Natal biasanya di Sampit. Ada juga yang cari di luar kota dan dikasih keluarga. Tapi kalau sekarang di Sampit sudah banyak yang bagus dan murah-murah,” ucapnya.
Momen membuat dekorasi Natal sekaligus menjadi suasana yang menyenangkan bisa berkumpul bersama keluarga. Hal ini yang tidak ingin untuk dilewatkan. Pasalnya, momen itu akan menjadi memori dan pengalaman seru yang selalu diingat putri kecilnya kelak, yakni kebersamaan dan keceriaan saat menghias rumah dalam perayaan Natal.
”Saat menghias rumah banyak pengalaman seru. Terutama anak saya yang paling senang. Dia berkreasi sendiri. Ambil kursi buat menghias, keinjak-injak pernak-pernik, barang jatuh ketarik semua dan berantakan, tapi itu yang bikin seru,” ungkapnya.
Melalui dekorasi Natal, menjadikan suasana rumah lebih meriah dan ceria, juga membuat tamu yang datang berkesan. Warna yang digunakan, seperti merah, hijau, putih, dan emas. Memberikan kesan meriah, gembira, dan penuh kehangatan. Untuk membuat dekorasi Natal dengan ragam pernak-pernik itu, Meiliya mengeluarkan budget lebih dari Rp500 ribu .
”Pernak-pernik paling murah itu perapian yang dibuat dari kardus, ditempel pakai wallpaper motif bata. Sedangkan yang paling mahal itu pohon Natal-nya saja sekitar Rp200 ribu,” terangnya.
Di sudut rumahnya, tertata begitu cantik dekorasi Natal. Mulai dari pohon Natal yang dihias dengan dengan aksesoris lucu seperti bola warna-warni. Ada juga lampu Natal, pernak-pernik Natal, kaos kaki yang menempel di perapian, beragam boneka, seperti boneka rusa hingga Santa Claus, dengan tambahan kado-kado kecil yang begitu memanjakan mata.








