Persoalan Kota Sampit tak ada habisnya. Keluhan masyarakat datang silih berganti, terutama terkait jalan rusak. Semua keluhan itu didengarkan sekaligus ditindaklanjuti Bupati Kotim Halikinnor.
HENY, Sampit | radarsampit.com
Cerahnya Jumat (24/11/2023) pagi, memuluskan rencana Bupati Kotim Halikinnor meninjau jalan rusak di Jalan SPG dan Jalan Bangkirai. Sejumlah awak media sudah menanti kehadiran sosok nomor satu di Kotim ini sekitar pukul 07.00 WIB.
Dalam kunjungannya, Halikinnor nampak santai mengenakan kaos oblong hitam dan kacamata Louis Voitton yang digantung di kaos dekat lehernya. Celana panjang, topi, dan sendal serba hitam terlihat padu dengan mobil Alphard hitam bernomor polisi KH 1747 FV yang dinaikinya.
Dari pintu tengah mobil, Halikinnor keluar sambil menebar senyum kepada jurnalis yang siap dengan kamera dan handphone. Membidik setiap gerak langkah Halikinnor yang terlihat melirik kondisi jalan.
Berselang beberapa menit, Halikinnor langsung mengajak para jurnalis sarapan di kediaman Ketua RT 44 RW 7 Kelurahan Ketapang, Kecamatan MB Ketapang, tepatnya masuk Jalan Tulus Karya yang tak jauh dari Jalan SPG.
Sarapan nasi kuning bungkus mempererat komunikasi. Rumah beton abu tua dengan teras luas mampu menampung awak media. Sejumlah warga sudah lebih dulu datang memenuhi teras tuan rumah, menyambut gembira Halikinnor yang ketika itu datang bersama putranya, Angga Aditya Nugraha.
Dalam suasana santai itu, warga tak ingin melewatkan momen untuk menyampaikan keluh kesah, terutama persoalan infrastruktur jalan. Halikinnor menampung semua masukan itu. Bahkan, langsung mendatangkan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRPRKP Kotim Mentana Dhinar Tistama dan jajarannya untuk segera melakukan perbaikan.
Beres sarapan, Halikinnor bersama sejumlah pejabat berjalan kaki meninjau Jalan SPG dan sejumlah gang yang masih berupa tanah. ”Kami tadi sudah mengecek jalan. Sebagian sudah bagus. Sebagian ada yang rusak dan bolong-bolong. Ini yang bahaya. Bisa saja pengendara jatuh atau terserempet karena menghindari jalan berlubang,” kata Halikinnor.
Halikinnor telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRPRKP) Kotim untuk segera melakukan perbaikan.
”Insya Allah minggu depan mulai diperbaiki. Ada beberapa titik jalan yang diperbaiki, termasuk gang diperbaiki akhir tahun ini dan sebagian lagi dilanjutkan tahun depan,” kata Halikinnor.
Usai meninjau Jalan SPG, Halikinnor bergerak meninjau Jalan Bangkirai, yang sekarang menjadi lokasi markas komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (DPKP) Kotim. ”Termasuk Jalan Bangkirai ini yang dilewati armada pemadam dan anak-anak pelajar. Minggu depan segera diaspal,” katanya.
Halikinnor juga meminta Dinas PUPRPRKP Kotim mengkaji persoalan banjir di sejumlah titik jalan Kota Sampit setiap hujan deras melanda. ”Saya tadi menerima masukan dari warga di Jalan SPG, Kaca Piring, dan sekitarnya. Ketika hujan tergenang banjir. Saya minta Dinas PU mengkaji dan pelajari topografinya. Jangan sampai dataran rendah ada parit (saluran drainase) yang lebih tinggi. Ini bisa menjadi masalah mengakibatkan air tidak mengalir lancar dan meluap ke jalan,” katanya.
”Pekerjaan pengerukan saluran drainase di Sei Baamang juga masih terus dikerjakan menggunakan ekskavator amphibi. Harapannya, ketika hujan, saluran air lancar tanpa hambatan,” sambungnya.
Saat musim hujan seperti sekarang, Halikinnor juga tak bosan-bosannya mengimbau RT, kades, lurah, dan camat untuk mengajak masyarakat membersihkan lingkungan. ”Saya minta RT sampai camat ajak warganya membersihkan lingkungan, gotong royong bersihkan saluran drainase. Paling tidak, bagi masyarakat yang sibuk, setidaknya bersihkan lingkungan di rumahnya masing-masing,” katanya.








