16 Pejabat Strategis Kotim Bergeser, Halikinnor Minta Langsung Tancap Gas

bupati kotim halikinnor saat melantik sejumlah pejabat
Bupati Kotim, Halikinnor saat melantik sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten kotim. (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, Radarsampit.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) kembali melakukan penyegaran di jajaran birokrasi. Sebanyak 16 pejabat strategis resmi mendapat penugasan baru setelah dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan oleh Bupati Kotim Halikinnor di Gedung Serbaguna Sampit, Jumat (11/9).

Pergantian tersebut menyasar sejumlah posisi penting dalam struktur pemerintahan. Mulai dari pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), asisten sekretariat daerah, sekretaris DPRD, kepala badan, hingga staf ahli bupati.

Bacaan Lainnya

Bagi Halikinnor, rotasi jabatan bukan sekadar perpindahan posisi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya melakukan penyegaran sekaligus memperkuat kinerja birokrasi agar program pemerintah berjalan lebih efektif.

Bupati meminta pejabat yang mendapat amanah baru tidak berlama-lama melakukan penyesuaian. Mereka dituntut segera memahami tugas dan mengambil langkah konkret sesuai bidang masing-masing.

“Saya harap para pejabat yang dilantik bisa mengemban tugas dengan baik dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” kata Halikinnor.

 

Jangan Sampai Rotasi Menghambat Program

Halikinnor menegaskan, pergantian pejabat tidak boleh membuat roda pemerintahan melambat. Program yang telah berjalan harus tetap dilanjutkan, bahkan diharapkan dapat dipercepat.

Pejabat yang menempati posisi baru diminta membawa energi dan gagasan baru. Pengalaman yang sudah dimiliki selama berada di lingkungan Pemkab Kotim menjadi bekal penting untuk langsung bekerja.

Menurut dia, setiap pejabat harus memahami target yang hendak dicapai dalam jabatan barunya. Jangan sampai proses adaptasi justru membuat pelayanan publik terganggu.

Karena itu, koordinasi internal juga menjadi hal penting. Kepala OPD dan pejabat lainnya diharapkan mampu membangun komunikasi dengan jajaran di bawahnya maupun perangkat daerah lain.

Rotasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada perubahan nama di struktur organisasi. Lebih jauh, kebijakan itu harus memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Jabatan Merupakan Amanah

Halikinnor kembali mengingatkan para pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan merupakan amanah. Tanggung jawab yang melekat di dalamnya harus dijalankan secara profesional dan penuh integritas.

Orientasi utama birokrasi, lanjutnya, tetap kepentingan masyarakat. Setiap kebijakan dan pekerjaan yang dilakukan pejabat harus bermuara pada manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.

Pengalaman selama menjalankan tugas di lingkungan Pemkab Kotim juga diharapkan membuat para pejabat mampu bergerak lebih cepat. Mereka tidak harus memulai semuanya dari nol.

Dengan penempatan baru tersebut, masing-masing pejabat memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan performa organisasi yang dipimpinnya. Permasalahan yang ada harus segera dipetakan dan dicarikan solusi.

“Kinerja harus semakin baik dan pelayanan kepada masyarakat harus menjadi perhatian utama,” tegas Halikinnor.

 

Berikut daftar 16 pejabat strategis Pemkab Kotim yang mendapat posisi baru setelah pelantikan:

  1. Marzuki – Kepala Dinas Perikanan.
  2. Hawianan – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah.
  3. Multazam – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.
  4. Agus Tri Purna Tangkasiang – Sekretaris DPRD Kotim.
  5. Rihel – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah.
  6. Wim RK Benung – Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
  7. Waren – Kepala Dinas Sosial.
  8. Ahmad Sarwo Oboi – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.
  9. Imam Subekti – Kepala Pelaksana BPBD.
  10. Muhammad Saleh – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
  11. Alang Arianto – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.
  12. Muhammad Irfansyah – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
  13. Rody Kamislam – Kepala Badan Pendapatan Daerah.
  14. Muslih – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan.
  15. Gusti Mukafi – Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
  16. Harry Ramadhani – Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Dengan susunan baru tersebut, Pemkab Kotim diharapkan semakin solid dalam menjalankan roda pemerintahan. Para pejabat yang telah menerima mandat baru pun diminta segera bekerja dan menunjukkan hasil nyata.

Pos terkait