Untuk pertama kalinya selama dua tahun terakhir pandemi Covid-19, Bupati Kotim Halikinnor menjamu perwakilan masyarakat Kecamatan Baamang. Semua usulan dan keluh kesah masyarakat didengarkan dan ditanggapi oleh orang nomor satu di Bumi Habaring Hurung ini.
HENY-radarsampit.com, Sampit
Aula rumah jabatan (Rujab) Bupati Kotim ramai dikunjungi puluhan masyarakat Kecamatan Baamang, Jumat (2/9) malam. Mereka merupakan perwakilan masyarakat yang menjabat sebagai ketua rukan tetangga (RT), rukun warga (RW), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMDes) yang diundang Halikinnor menghadiri jamuan makan malam, sekaligus silaturahmi mendengarkan aspirasi masyarakat setempat.
Kecamatan Baamang terdiri dari lima kelurahan, yakni Kelurahan Baamang Barat, Tengah, Hilir, Hulu, dan Kelurahan Tanah Mas, dan satu Desa Tinduk. Ada 164 RT dan 25 RW di wilayah itu.
Di dalam aula yang luas dan megah, Halikinnor yang mengenakan kaos berkerah biru awan, duduk bersila dengan masyarakat. Para tamu duduk lesehan beralaskan karpet. Wakil Bupati Kotim Irawati dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kotim juga turut hadir malam itu.
Acara dimulai setengah jam setelah azan Isya berkumandang. Halikinnor langsung mengajak makan setelah seorang pria mengakhiri pembacaan doa. Hidangan bakso dan nasi goreng menjadi menu utama malam itu. Meskipun sederhana, para tamu undangan nampak menikmati.
Sembari makan, Halikinnor menghibur masyarakat dengan menyanyikan beberapa tembang lagu untuk menghangatkan suasana. Dia terlihat senang mengundang masyarakat Baamang. Beberapa kali para ibu meminta agar tuan rumah menyanyikan beberapa lagu. Wabup Kotim juga ikut bernyanyi setelah akhirnya acara silaturahmi dimulai.
”Sudah pada makan semua? Bagaimana bakso dan nasi gorengnya? Enak ?” ujar Halikinnor.
Halikinnor membuka acara silaturahmi dengan mengucapkan terima kasih kepada para tamu yang hadir. Dia tak menyangka, walaupun acara silaturahmi diadakan malam hari, namun ada banyak perwakilan masyarakat dari Ketua RT, RW, LPMK, LPMD, Camat Baamang, dan sejumlah pejabat yang juga ikut hadir.
”Terima kasih atas kehadirannya. Malam ini saya mengundang orang pian (kamu dalam bahasa Kalimantan secara halus, Red) ke rujab. Mungkin masih ada yang belum pernah beelang (bertamu, Red) ke sini. Setelah dua tahun pandemi Covid-19, saya baru pertama kalinya bisa mengundang masyarakat Baamang berkumpul. Ini suatu kebahagiaan yang patut kita syukuri bersama,” kata Halikinnor.
Halikinnor mengakui rujab yang ditinggalinya sekarang bukan miliknya. ”Ulun (saya dalam bahasa Kalimantan secara halus, Red) di sini hanya mendiami (menempati, Red) rumah masyarakat. Dibangun memakai duit masyarakat, karena itu saya mengundang orang pian ke sini. Mungkin ada hal-hal yang penting yang harus disampaikan terkait masalah pembangunan, supaya Kotim bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Halikinnor juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah memeriahkan hari kemerdekaan RI yang ke-77 tahun pada 17 Agutus 2022 . Dia senang masyarakat merayakannya dengan mengadakan berbagai lomba secara meriah.
”Saya senang masyarakat merayakan hari kemerdekaan tahun ini dengan meriah. Saya berkali-kali mengimbau dalam setiap kesempatan untuk memasang umbul-umbul dan memasang bendera merah putih dan itu juga sudah dipasang di depan rumah masyarakat. Bahkan, saya juga bersyukur pawai pembangunan yang kita selenggarakan Minggu, 21 Agustus 2022 lalu sukses terlaksana sampai diikuti 329 regu,” ungkapnya.








