SAMPIT, radarsampit.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menerima kedatangan logistik Pemilu 2024. Kedatangan pertama dimulai dari bilik suara pada Senin (16/10) lalu dengan jumlah 4.676 buah (masing-masing bilik terdiri dari 4 buah) untuk kebutuhan 1.169 TPS yang tersebar di Kotim.
Kedatangan berikutnya tinta yang diterima pada Rabu (1/11) berjumlah 2.348 pcs sesuai kebutuhan dan ada kelebihan 10 pcs. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, ada 2,300 psc dalam kondisi baik dan 48 psc lainnya dalam kondisi rusak.
”Hari berikutnya, Kamis (2/11), KPU Kotim kedatangan segel plastik pengganti gembok yang diterima lengkap dalam kondisi baik dengan jumlah 30.394 pcs,” kata Muhammad Rifqi, Ketua KPU Kotim, Jumat (3/11/2023).
Sementara itu, untuk kotak suara rencananya akan didatangkan dalam bulan ini berjumlah 5.879 kotak suara sesuai kebutuhan, yang meliputi kotak suara pemilu presiden dan wakil presiden, anggota DPR, anggota DPD, anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten/kota yang masing-masing berjumlah 1.169 sesuai jumlah TPS di Kotim dengan total 303.608 jumlah pemilih sesuai DPT.
”Ada juga kotak suara untuk PPK sebanyak 34 buah untuk 17 kecamatan se-Kotim. Masing-masing kecamatan menerima dua kotak suara yang kemungkinan datang bulan ini. Untuk surat suara akan didatangkan diperkirakan awal tahun,” katanya.
Kotak dan bilik suara yang didesain KPU RI lebih kuat dibandingkan Pemilu 2019. Kotak suara digunakan untuk memuat surat suara setelah dicoblos dan bilik suara digunakan saat hari pemungutan suara Pemilu 14 Februari 2024 untuk sebagai pembatas untuk menutupi kerahasiaan hak memilih pada setiap warga Indonesia saat pencoblosan dilakukan.
”Untuk pengadaan logistik Pemilu 2024 langsung dari KPU RI. KPU Kotim hanya menerima saja. Untuk penempatannya telah disepakati, Pemkab Kotim memberikan izin pinjam pakai Gedung Futsal Indoor di Stadion 29 November, kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Kotim, khususnya Pak Bupati Kotim Halikinnor yang telah memberikan izin pinjam pakai gedung sebagai tempat gudang logistik Pemilu 2024,” katanya.
Rifqi menambahkan, pada 3 November 2023, KPU Kotim juga telah menetapkan jumlah daftar calon tetap (DCT) yang maju sebagai Anggota DPRD Kotim pada Pemilu 2024. Dengan rincian, 291 calon berjenis kelamin laki-laki dan 172 perempuan dengan total keseluruhan 463 calon Anggota DPRD Kotim.
Terpisah, Bupati Kotim Halikinnor sebelumnya telah memantapkan keputusannya untuk mengizinkan KPU Kotim menggunakan sementara Gedung Futsal Indoor di Stadion 29 November jadi gudang logistik. Keputusan itu disampaikan di tengah protes yang dilontarkan pemain futsal beberapa pekan terakhir.
”Saya mohon maaf kepada pemain dan penggemar futsal. Saya sempat diprotes dan saya memahami mereka. Mereka bilang, gedung futsal sudah bagus dan sesuai standar, memang waktu Porprov kami (Pemkab Kotim) sudah memperbaiki. Saya menerima pesan WhatsApp, isinya mereka protes agar gedung futsal jangan dipinjamkan ke KPU,” kata Halikinnor, Senin (30/10).
Halikin juga sudah memerintahkan Dispora Kotim dan KPU Kotim untuk mencari gedung alternatif lain. Salah satunya gedung PPLP Jalan Jenderal Sudirman km 4 untuk dijadikan gudang logistik.
”Saya perintahkan Dispora untuk mengecek gedung PPLP, siapa tahu bisa digunakan, ternyata disana kurang representative. Saya bukan mengesampingkan hobi dan bakat pemain futsal, karena suksesnya pemilu ini menjadi tanggung jawab kita semua dan ini berkaitan dengan kepentingan negara, sehingga harus didukung. Makanya saya mengizinkan gedung indoor futsal digunakan untuk gudang logistik KPU mulai saat ini sampai tahun depan. Semoga ini dapat dipahami bersama,” katanya. (hgn/ang/ign)








