Masjid Al Falah, Diresmikan Presiden Soeharto yang Dibangun dari Sumbangan Dana ASN

Jelajah Masjid di Kota Sampit selama Ramadan (2)

masjid al falah
MASJID AL FALAH: Masjid berusia 36 tahun ini dikelola Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila yang diketuai Soeharto, yang pada masa itu menjabat Presiden.

Di masa mudanya, Fauzan juga mencoba peruntungan sebagai pegawai honorer yang bekerja di Kantor Bupati Kotim Sekretariat Daerah Kotim pada tahun 1976 yang pada masa itu lokasi kantor masih berada ditepian Sungai Mentaya Jalan Usman Harun.

Empat tahun kemudian, tepat pada tahun 1980 Fauzan mencoba mengikuti tes CPNS dan lulus pada tahun yang sama. Penugasan pertamanya di Dinas Pendapatan Daerah Kotim (Kotim) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Seksi Pembukuan sampai tahun 1993.

Bacaan Lainnya

Kemudian, Fauzan dipercaya menjadi Kepala UPTD Terminal Patih Rumbih selama setahun sampai tahun 1994. Kemudian pindah tugas sebagai Camat Kotabesi sejak 1994-1997.

Kemudian menjadi Camat Baamang tahun 1999-2001. Kemudian menjadi Kabag Kesra Kotim mulai tahun 2001 sampai tahun 2006 dan jabatan terakhir sebagai Kepala Kesbangpol Kotim sampai masa purna tugas berakhir Agustus 2010.

Di tengah kesibukannya dulu sebagai ASN sampai ia pensiun, Fauzan masih aktif sebagai Imam Masjid Al Falah. Selain itu, adapula Imam Nur Hakim (35), Imam Pahnai (50) dan Imam Muhammad Rasyidi (56) yang setiap tiga hari sekali bergiliran mengimami salat di Masjid Al Falah.

”Selama Ramadan ini, kami juga meminta Ustaz Mahmuji, Ustaz Muhammad Hatta dan Ustaz Kasrin yang mengimami salat tarawih secara bergantian,” kata pria kelahiran Pangkalan Bun, 18 Agustus 1954 ini.

Masjid Al Falah menerapkan salat tarawih 20 rakaat ditambah 3 rakaat salat witir. Setiap dua rakaat salam dan ditutup dengan salat witir satu rakaat salam.

Baca Juga :  Upaya Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Hadapi Bencana Banjir

Selama Ramadan 1445 Hijriah ini, Masjid Al Falah juga menyediakan makanan kotakan beserta takjil sebanyak 50-70 porsi setiap hari yang diperoleh dari jemaah masyarakat, sejumlah kepala dinas, Bupati Kotim Halikinnor, Wabup Kotim Irawati, bahkan Ketua DPRD Kotim Rinie yang diketahui sebagai non-muslim juga ikut menyumbang menyediakan makanan untuk berbuka puasa.

”Pak Ramadan, Pak Sanggul, Pak Machmoer, Ibu Poraktina, Bupati, Wabup dan Ketua DPRD Kotim juga menyumbangkan sebagian rezekinya untuk memberikan makan bagi para jemaah dan musafir masjid secara bergiliran,” kata Fauzan yang duduk didampingi Kaum Masjid Al Falah Rijali Hadi.

Pada hari biasa, Masjid Al Falah juga menyediakan makanan nasi bungkus dari jemaah masyarakat. ”Setiap subuh Jumat Ibu Sum Pemilik Rumah Makan Wong Cilik rutin menyumbangkan makanan 30 porsi untuk para jemaah. Saya sangat berterima kasih atas dukungan dari masyarakat hingga kalangan pejabat yang sudah menyisihkan sebagian rejekinya untuk bersedekah khususnya memberi makan jemaah selama Ramadan ini. Saya berharap semua elemen masyarakat ikut memakmurkan Masjid Al Falah dan saya berharap jemaah terus bertambah terutama jemaah salat subuh,” katanya. (***/ign)

Pos terkait