RSUD dr Murjani Sampit Sediakan Pojok Informasi Mobile JKN

Permudah Masyarakat Dapatkan Layanan Informasi 

12 kontrak rsud 2
POJOK INFORMASI :  RSUD dr Murjani Sampit bekerjasama dengan BPJS Kesehatan menyediakan pojok informasi layanan penggunaan aplikasi Mobile JKN dilantai tiga rumah sakit, Jumat (21/7). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Masih banyaknya masyarakat yang belum memahami penggunaan Mobile JKN dalam proses pendaftaran antrean online rawat jalan menjadi tantangan manajeman di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit.

Untuk mengatasi masalah itu, RSUD dr Murjani Sampit bekerjasama dengan BPJS Kesehatan menyediakan Pojok Informasi Layanan seputar penggunaan aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sudah dapat didownload di playstore pengguna handphone android.

Bacaan Lainnya

“Pojok informasi sudah dibuka mulai hari ini (kemarin) di lantai tiga bekerjasasama dengan BPJS Kesehatan. Ada satu admin dari pelayanan medik dan satu admin dari BPJS Kesehatan yang memberikan informasi kepada pasien atau pengunjung rumah sakit yang masih kesulitan menggunakan aplikasi Mobile JKN,” kata dr Sutriso Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit melalui dr Anggun Iman Hernawan, Kepala Instalasi Rawat Jalan sekaligus Penanggungjawab program tranformasi layanan antrean online yang terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN di RSUD dr Murjani Sampit, Jumat (21/7).

Pengunjung rumah sakit khususnya peserta JKN yang ingin berobat diarahkan melakukan pendaftaran menggunakan layanan antrean online yang terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN. Antrean online diterapkan di RSUD dr Murjani Sampit per 1 Juni 2023 lalu dan sistem layanannya terus disempurnakan pada 12 Juni 2023 hingga sekarang.

”Pengunjung yang belum paham caranya mendaftar menggunakan aplikasi Mobile JKN akan dibantu dan diarahkan sampai bisa sehingga lama-lama terbiasa menggunakannya ketika berobat,” kata dr Iman.

Alur pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan bisa dilakukan lewat aplikasi Mobile JKN dan bisa juga mendaftar on site kioska atau menggunakan antrean pendaftaran mandiri dilantai 1 yang juga terintegrasi secara online tetapi khusus pasien yang datang ke rumah sakit.

Dari 23 poliklinik yang tersedia di rumah sakit, ada 7 klinik diantaranya Klinik Jantung, Paru, Penyakit Dalam, Bedah, Anak, Ogyn (kandungan), jiwa yang sudah bisa langsung diterbitkan SEP sehingga pasien yang datang tinggal merujuk langsung ke klinik yang dituju. SEP merupakan surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam hal ini puskesmas dan dokter praktik yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. SEP wajib dibawa sebagai tindaklanjut layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut (FKTL) dalam hal ini rumah sakit.

“Penempatan pojok informasi sengaja ditempatkan di lantai tiga,” katanya.

Pelayanan antrean online terintegrasi dengan Mobile JKN dibuka selama 24 jam. Masyarakat yang ingin berobat bisa mendaftar sehari sebelumnya untuk mendapatkan nomor antrean dan dapat melakukan check in pada hari H dengan radius 500 meter- 1 km dari rumah sakit.

Mengingat durasi layanan poliklinik di RSUD dr Murjani Sampit dibuka dari jam 07.30-14.00 WIB, sehingga pasien rawat jalan yang berobat per hari dibatasi 30-50 pasien per klinik.

“Khusus Klinik Jantung dan Penyakit Dalam dengan jumlah kunjungan terbanyak sehari bisa melayani 50 pasien rawat jalan dan untuk klinik lainnya dibatasi sampai 30 pasien per kliniknya. Setiap pasien rata-rata dilayani 7-10 menit. Apabila kuotanya penuh bisa booking antrean pada hari berikutnya,” tandasnya. (hgn/yit)

 

Pos terkait