RSUD dr Murjani Sampit Siap Layani Rujukan Pasien Operasi Katarak

Berikan Layanan Skrining Kesehatan Mata di Puskesmas Ketapang I

periksa mata
SKRINING KESEHATAN : Tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD dr Murjani Sampit memberikan pelayanan skirining kesehatan mata di Puskesmas Ketapang I, Rabu (11/10/2023).

SAMPIT, radarsampit.com – Untuk memperingati Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) yang jatuh setiap tahun pada Kamis minggu kedua Oktober tepatnya hari ini, 12 Oktober 2023. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit telah melaksanakan kegiatan bakti sosial pelayanan skrining kesehatan mata di Puskesmas Ketapang I.

Pelayanan skrining kesehatan mata telah dilakukan pada Rabu (11/10/2023) kemarin, dengan melibatkan tenaga kesehatan di rumah sakit terutama dokter spesialis mata yang bertugas di RSUD dr Murjani Sampit.

Bacaan Lainnya

Kepala Puskesmas Ketapang I Elmi Mulyani mengatakan pelayanan skrining kesehatan mata dilaksanakan selama satu hari mulai pagi hingga selesai. “Kami hanya memfasilitasi tempat. Untuk pelayanannya langsung dari tenaga kesehatan di Klinik Mata RSUD dr Murjani Sampit yang melakukan pelayanan skrining mata,” kata Elmi Mulyani.

periksa kesehatan mata

Sejak pendaftaran dibuka hingga pukul 10.00 WIB, sudah ada 80 pendaftar yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan mata. Kebanyakan dari mereka sudah lanjut usia (lansia). “Tidak ada batasan usia, semua umur bisa mendaftar untuk memeriksakan kesehatannya, hanya memang tadi banyak juga yang sudah lansia,” ujarnya.

Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Sutriso didampingi Kepala Bidang Pelayanan Medik dr Yulia Nofiany juga melihat langsung proses pelayanan skrining kesehatan mata di Puskesmas Ketapang I.

“Pasien yang melakukan skrining mata semua peserta BPJS Kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Puskesmas Ketapang I tujuannya untuk memberikan pelayanan kesehatan mata, apabila ada pasien yang mengharuskan dilakukan tindakan operasi katarak mata, maka perlu mendapatkan rujukan dari puskesmas dan selanjutnya pasien yang memenuhi kriteria akan menjalani operasi yang dijadwalkan Sabtu ini,” kata dr Sutriso.

Pada 12 Oktober 2023 ini juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun RSUD dr Murjani Sampit yang ke-39 tahun. Tak ada upacara ataupun peringatan pada hari ini. Hal itu dikarenakan menyesuaikan dengan agenda Bupati Kotim Halikinnor. Sehingga, acara syukuran akan dilaksanakan dan dihadiri Bupati Kotim pada Sabtu, 14 Oktober 2023.

Terpisah, Dokter Spesialis Mata I Made Satya Widatama yang memberikan pelayanan skirining mata di Puskesmas Ketapang I mengatakan pasien yang sudah terlayani berjumlah 120 orang dan 26 pasien diantaranya disarankan untuk melakukan operasi katarak, dikarenakan penglihatannya yang sudah menurun.

“Pasien yang sudah di skrining kesehatannya kebanyakan mengeluhkan penglihatan matanya buram, sehingga disarankan menggunakan bantuan lensa kacamata minus, plus atau silinder menyesuaikan dengan keluhan yang dialami,” kata dr I Made Satya Widatama kepada Radar Sampit.

Sementara itu, untuk 26 pasien yang terindikasi mengalami katarak mata, disarankan melakukan operasi mata. Katarak mata terjadi akibat kelainan pada lensa mata yang biasanya jernih berubah menjadi keruh seiring bertambahnya usia.

“Pasien yang mengalami katarak mata biasanya mengalami penurunan tajam pada penglihatannya, apabila tingkat kekeruhan pada mata semakin parah bisa saja menyebabkan kebutaan. Kalau memang masih tipis dan belum terlalu mengganggu penglihatan, belum perlu dioperasi,” katanya.

Sesuai jadwal, 26 pasien yang akan menjalani operasi katarak akan dioperasi pada Sabtu (14/10) sebanyak 15 pasien. Setiap pasien yang dioperasi memerlukan waktu sekitar 15 menit.

“Saya dan dr Frisma yang akan melakukan tindakan operasi mata, pada Sabtu nanti rencanannya kami tangani 15 pasien yang dioperasi. Sisa pasien lainnya, kami targetkan selesai paling lama dua minggu, dengan mempertimbangkan persiapan sebelum operasi termasuk kesiapan pasien apabila ada memiliki penyakit bawaan seperti diabetes maka tidak bisa langsung dilakukan operasi katarak, diperlukan waktu sampai kadar gula darah dan kondisi kesehatannya stabil dan siap dioperasi,” tandasnya. (hgn/sla)

Pos terkait