Tak Kunjung Dapat Perhatian Pemerintah Lamandau

Warga Samu Jaya dan Sekoban Swadaya Perbaiki Jembatan 

perbaiki jembatan 1
GOTONG ROYONG: Masyarakat dua desa di kecamatan Lamandau gotong royong memperbaiki jembatan penghubung Desa Sekoban dan Samu Jaya, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau. (Istimewa/Radar Pangkalan Bun)

NANGA BULIK, radarsampit.com- Masyarakat dua desa di Kecamatan Lamandau gotong royong memperbaiki jembatan penghubung Desa Sekoban dan Samu Jaya. Gotong royong yang dibantu sejumlah anggota TNI ini merupakan puncak dari kesabaran mereka karena selama ini jembatan tersebut tak kunjung mendapat perhatian pemerintah daerah.

“Kerusakannya sudah lama sekali, bahkan sebelum saya menjadi Kades. Sejak saya menjabat kades 2017 sudah diajukan tiap tahun dalam Musrenbangdes tapi tidak pernah terakomodir,” ungkap Kades Sekoban, Udara, Selasa (11/10).

Menurutnya fungsi jembatan tersebut sangat penting sebagai jalur penghubung antar desa dan antar kecamatan.

“Warga dan pemerintah dari dua desa sepakat untuk memperbaikinya secara swadaya dan dikerjakan dengan gotong royong,” imbuhnya.

Dibeberkannya, hasil swadaya masyarakat terkumpul dana Rp15 juta untuk konsumsi gotong royong, membeli tanah latrit Rp 5 juta dan sewa ekscavator Rp 5 juta. Sementara kayu ulinnya sumbangan dari pemerintah desa Sekoban dan Samu Jaya.

“Jembatan tersebut sangat penting bagi kami, ini juga akses untuk anak-anak pulang pergi sekolah. Jembatan ini dibangun sekitar tahun 2013 lalu dari program bakti TNI,” terangnya.

Baca Juga :  Harapkan Iklim Investasi Di Kobar Makin Membaik

Setelah perbaikan jembatan, pihaknya juga melatrit jalan rusak di jalur Sekoban-Samu Jaya. Namun karena masih terkendala hujan pekerjaan terpaksa terhambat.

“Kami berharap ada bantuan dari swasta maupun pemerintah daerah dan warga yang memiliki kebun sawit di sekitar jalan agar berpartisipasi untuk sumbangan dana secara sukarela untuk pembelian tanah latrit dan sewa alat berat,” harapnya.(mex/sla)

Pos terkait