Terungkap Anak Tenggelam di Danau Salju Diduga Dua Jam Terendam Tanpa Disadari Keluarga?

anak tenggelam di danau alam salju
EVAKUASI: Korban saat mendapat pertolongan pertama usai ditemukan tenggelam di Danau Alam Salju. (Warga/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.com – Kepolisian mengungkap identitas wisatawan anak yang meninggal dunia akibat tenggelam di Danau Alam Salju, Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 6, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit.

Kapolsek Ketapang AKP Anis menyebut korban bernama Angel (12), warga Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil identifikasi dan penyelidikan awal, korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang, sementara danau tempat kejadian memiliki kedalaman yang cukup berbahaya bagi anak seusianya.

“Dari hasil penyelidikan sementara, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB,” ujar AKP Anis saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika korban bersama keluarganya datang ke lokasi wisata tersebut untuk berlibur. Namun tanpa sepengetahuan orang tua, korban diduga turun ke area danau.

Situasi baru diketahui setelah korban tidak terlihat dalam waktu lama. Dari keterangan saksi yang telah dimintai keterangan, korban diduga tenggelam selama kurang lebih dua jam sebelum akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi.

“Dari hasil pemeriksaan saksi, korban diduga sempat dua jam berada di dalam danau sebelum diselamatkan,” ungkap Kapolsek.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Dr Murjani Sampit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Peristiwa tragis ini menambah daftar kecelakaan wisata air selama libur Tahun Baru. Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di lokasi wisata, khususnya yang memiliki potensi bahaya seperti danau atau kolam alami.

“Kami mengimbau wisatawan untuk lebih berhati-hati dan selalu mengawasi anak-anak. Pengelola wisata juga diminta meningkatkan pengamanan dan pengawasan,” tegas Anis.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan tidak adanya unsur lain yang menyebabkan tenggelamnya korban. (sir)

Pos terkait