Tinggalkan Tanggung Jawab Berat untuk Camat Kotabesi

Ninuk Berharap, Gusti Mukafi Bisa Wujudkan Penerangan Listrik di Lima Desa

camat
SERTIJAB: Ninuk Muji Rahayu resmi melepaskan jabatannya kepada Gusti Mukafi sebagai Camat Kotabesi didampingi seluruh lurah dan kades di aula pertemuan Kantor Kecamatan Kotabesi, Jumat (25/9). (HENY/RADARSAMPIT)

SAMPIT – Ninuk Muji Rahayu resmi melepaskan jabatannya kepada Gusti Mukafi sebagai Camat Kotabesi pada Jumat (24/9) lalu. Ninuk kini kembali bertugas sebagai Inspektur I di Kantor Inspektorat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Ninuk mengaku sangat berat melepaskan jabatan sebagai Camat Kotabesi yang sudah dijalaninya selama tiga tahun terakhir. Sejak 1 Oktober 2018 lalu, Ninuk berusaha mewujudkan persoalan desa yang masih belum berlistrik. Dari sembilan desa dan dua kelurahan yang ada di Kotabesi, masih ada lima desa yang masih belum berlistrik. Desa itu diantaranya, Desa Simpur, Soren, Rasau Tumbuh, Pamalian dan Hanjalipan.

Bacaan Lainnya

Diakhir masa jabatannya, tepatnya pada kegiatan pelantikan pejabat pada Kamis (16/9) lalu, Ninuk masih memperjuangkan listrik yakni di Desa Simpur dan Soren. Usai kegiatan pelantikan, dia menyambut kedatangan tim dari Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) untuk mengecek dan melakukan pemetaan lokasi di Desa Simpur dan Soren. Dua desa ini rencananya akan teraliri listrik akhir tahun ini.

“Saya sudah berkoordinasi intens dengan UP2K PLN selama beberapa bulan terakhir. Mulai dari melengkapi syarat, pertemuan, hingga survey mengecek pemetaan listrik di Desa Simpur dan Soren. Saat sertijab ini, beliau semua berkenan hadir dan langsung saya kenalkan dengan Camat Kotabesi yang baru,” kata Ninuk saat ditemui Radar Sampit usai sertijab, Jumat (24/9).

Dirinya berharap pejabat baru dapat melanjutkan impian warga di Kotabesi yang masih belum berlistrik. “Jujur saya sangat berat melepaskan jabatan ini. Karena, jiwa dan hati saya sudah jatuh cinta dengan masyarakat Kotabesi. Meskipun saya sudah tidak disini lagi, semoga komunikasi kita tetap terjalin,” ucap Ninuk yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Inspektorat tahun 2016-2018.

Menurutnya, tiga tahun bertugas belum cukup membuatnya puas menuntaskan persoalan desa. Pasalnya, masih banyak impian yang belum tercapai terutama persoalan listrik desa. “Saya berharap Pak Gusti Mukafi dapat melanjutkan dan memperjuangkan desa yang masih belum berlistrik,” kata Ninuk.

Dirinya berpesan agar kepala desa beserta perangkat desa dan seluruh masyarakat bersatu dan bekerjasama membangun desa. “Kepala desa, perangkat desa dan seluruh masyarakatlah yang bisa memajukan desa ini. Kalau semua bersatu dan bekerjasama membangun desa, saya yakin semua desa akan menjadi desa yang maju. Saya yakin Kotabesi banyak potensi, saya yakin dengan kebersamaan ini akan menjadikan Kotabesi lebih maju lagi,” pesan Ninuk diakhir masa jabatannya.

Ninuk mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh pihak yang sudah membantu tugasnya membangun Kotabesi. “Terima kasih untuk kebersamaannya selama ini, terima kasih untuk semua masyarakat Kotabesi yang saya cintai, terima kasih untuk semua pihak yang ikut membantu membangun Kotabesi, dan terkhusus saya berterima kasih atas kesempatan dan toleransi serta dukungan dari suami sehingga saya diizinkan melaksanakan tugas mengabdikan diri untuk masyarakat. Diawal bertugas saya diantar dan diakhir masa jabatan saya dijemput,” ucapnya.

Camat Kotabesi Gusti Mukafi menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan program kerja pejabat sebelumnya. “Mohon dukungan dan kerjasamanya agar kita bisa sama-sama membangun Kecamatan Kotabesi lebih baik lagi terutama dalam mempercepat  pembangunan listrik di lima desa,” pungkas Gusti Mukafi. (soc/hgn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *