Warga Melihat Munculnya Kepala Manusia di Sungai, Mantan Perwira yang Hilang?

PENCARIAN-ORANG-HILANG
BELUM DITEMUKAN: Upaya pencarian dari tim gabungan terus dilakukan dengan menyisir Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan. (DODI/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA – Berbagai upaya yang dilakukan tim gabungan untuk mencari purnawirawan AKBP Yunita Sandy hingga hari ke delapan, belum juga membuahkan hasil. Mantan perwira polisi yang bertugas di Polda Kalteng itu masih dinyatakan hilang sejak 1 Mei lalu.

Pencarian dilakukan dari titik lokasi menghilangnya Yunita di kawasan Jembatan Kahayan hingga radius lima kilometer lebih. Hingga Minggu (8/6) sore, belum ada tanda-tanda terlacaknya posisi Yunita Sandy. Hanya saja, seorang warga mengaku sempat melihat sesuatu seperti kepala manusia di Sungai Kahayan.

Bacaan Lainnya

”Upaya pencarian masih terus kami lakukan. Hingga saat ini telah memasuki hari ke delapan dari awal diketahuinya peristiwa hilangnya Yunita Sandi pada 1 Mei lalu,” kata Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa.

Dia melanjutkan, upaya pencarian dilakukan di jalur air hingga darat dengan menyusuri kawasan Sungai Kahayan dan lokasi di sekitarnya. ”Sejumlah armada turut dikerahkan dalam upaya pencarian ini, yang akan menyusuri kawasan sungai, pesisir, atau lokasi-lokasi lainnya di sekitar hilangnya beliau,” ujarnya.

Dia menegaskan, Polresta Palangka Raya bersama Polsek Pahandut dan Polda Kalteng akan terus berjuang dan membantu menemukan keberadaan purnawirawan yang juga pernah menjadi legislator di Kabupaten Katingan tersebut.

”Kami akan melakukan upaya terbaik dan semaksimal mungkin demi secepatnya menemukan keberadaan Ibu Yunita Sandy,” ujar Budi.

Kapolsek Pahandut Kompol Susilowati menuturkan, pihaknya kembali melakukan pencarian di jalur sungai. Namun, tim gabungan belum berhasil menemukan keberadaan Yunita Sandi.

Susilowati belum bisa memastikan apakah yang bersangkutan tenggelam atau ada faktor lain. Meski begitu, pencarian dari petugas TNI, BPBD, Basarnas, dan sejumlah pihak lainnya akan terus dilakukan.

”Kita terus lakukan pencarian, meskipun yang bersangkutan belum secara konkret apakah tenggelam atau hal lain. Kami terus berupaya dengan mencari di kawasan perairan. Kami juga terus melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Pihaknya juga telah memeriksa CCTV di sekitar kawasan Jembatan Kahayan. Yakni rekaman pada pukul 03.00-04.00 WIB  di waktu yang diduga yang bersangkutan berada di jembatan. Namun, belum terdeteksi lantaran pada waktu tersebut banyak warga lalu lalang di kawasan jembatan.

”Kami terus berupaya untuk mendapatkan informasi keberadaan beliau. Kami pun belum bisa menyimpulkan apakah korban terjun ke sungai atau kemungkinan lain,” ujarnya.

Sementara itu, seorang warga, Aziz, mengaku sempat melihat sesuatu seperti sosok tubuh dan kepala manusia timbul di Sungai Kahayan pada Jumat (6/5) pagi. Dia mengaku melihat sosok seperti kepala dengan rambut terurai. Saat hendak ditangkap atau dipegang, benda tersebut langsung tenggelam.

”Saya melihat kepala manusia. Perempuan, tetapi saat hendak ditangkap langsung tenggelam. Saya tidak berani bercebur, karena tidak bisa berenang,” ujar pemilik keramba ini.

Upaya pencarian juga dilakukan Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah bersama LSR LPMT Kalteng. Mereka ikut menelusuri aliran Sungai Kahayan.

”Kami, Pemuda Pancasila Kalteng sepakat untuk terus mencari korban yang hilang. Kami juga minta masyarakat aktif memberikan informasi demi kelancaran pencarian tersebut,” kata Plt Ketua Pemuda Pancasila Kalteng Muhammad Syauqie. (daq/ign)

Pos terkait