Waspada!!! APILL Simpang Disperkim Masih Dalam Tahap Perbaikan

Setelah Rusak Dihajar Petir Beberapa Hari Lalu

APILL Rusak
PASANG RAMBU: Dinas Perhubungan Kobar langsung memasnag rambu peringatan di simpang Dinas Perkim Kobar karena terjadi kerusakan APILL alias traffic light. (DISKOMINFO KOBAR/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN, RadarSampit.com – Para pengguna jalan yang melintasi kawasan persimpangan kantor Dinas Perkim atau simpang Hasanudin  diminta lebih waspada. Pasalnya traffic light atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas di kawasan itu masih dalam perbaikan.

Hal ini diungkapkan Tim Teknisi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Budi Suryo Handoko.

Menurutnya pengguna jalan yang melintas di simpang Jalan Iskandar, Jalan Sutan Syahrir, dan Jalan Diponegoro (Bank Kalteng) Pangkalan Bun melaporkan bahwa traffic light di ketiga simpang tersebut mengalami kerusakan pada Sabtu (11/06) sekitar pukul 15.45 WIB.

Merespon kondisi tersebut, Tim Teknisi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) langsung menuju lokasi sekaligus melakukan patroli dan melaporkan bahwa pada Sabtu (11/06) sore ada tiga simpang yang kondisi traffic lightnya rusak.

“Selain traffic light di simpang Bank Kalteng, di waktu yang bersamaan traffic light di simpang SMPN 1 Arut Selatan dan traffic light di simpang Kantor Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kobar kondisinya juga rusak. Setelah dilakukan pengecekan pada mesin (modul) APILL di tiga lokasi itu ternyata terdapat kerusakan pada komponen alat yang berbeda-beda,” terang Budi.

Baca Juga :  Perkuat Reformasi Birokrasi Kotawaringin Barat

Selanjutnya setelah dilakukan pengecekan dan perbaikan pada modul APILL, sementara hanya bisa melakukan penanganan dan perbaikan pada traffic light di simpang SMPN 1 Arut Selatan dan bisa normal kembali pada Sabtu (11/6) sedangkan di simpang Bank Kalteng telah berfungsi normal pada Senin (13/6) kemarin.

“Sedangkan APILL di simpang Dinas Perkim Kobar masih dalam proses perbaikan. Hal ini karena kendala kendala ketersediaan komponen alat yang langka dan harus melakukan pembelian komponen alat tersebut di Pulau Jawa,” terangnya.

Pos terkait