Osteomielitis atau yang dikenal sebagai flu tulang, adalah infeksi pada tulang yang disebabkan oleh bakteri atau jamur. Penyebab utama infeksi ini adalah bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka, pembedahan, atau infeksi di bagian tubuh lain yang menyebar melalui aliran darah ke tulang.
Staphylococcus aureus biasanya ada di kulit dan tidak selalu berbahaya bagi kebanyakan orang. Namun, bagi individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah karena penyakit, bakteri ini dapat menyebabkan infeksi serius.
Osteomielitis dapat menyerang siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa. Pada anak-anak, biasanya menyerang tulang lengan dan kaki, sementara pada orang dewasa lebih sering terjadi pada tulang pinggul, tulang belakang, dan kaki.
Penting untuk segera mengobati osteomielitis dengan tepat untuk mencegah kerusakan tulang permanen. Sayangnya, gejalanya sering kali tidak dikenali dengan baik oleh banyak orang.
Maka dari itu, penting untuk mengenali gejala osteomielitis sedini mungkin agar dapat segera mendapatkan perawatan medis yang tepat untuk mencegah komplikasi serius.
Berikut adalah gejala-gejala flu tulang dan bagaimana pengobatannya, dilansir dari berbagai sumber:
Gejala-gejala Flu Tulang
Flu tulang atau osteomielitis menunjukkan gejala yang berbeda tergantung pada durasi penyakitnya, yaitu akut atau kronis. Osteomielitis akut muncul secara tiba-tiba dan berkembang pesat dalam 7-10 hari, sedangkan osteomielitis kronis bisa terjadi tanpa menunjukkan gejala selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.
Meskipun begitu, secara keseluruhan gejala yang ditunjukkan osteomielitis akut dan kronis sebenarnya memiliki banyak kesamaan, di antaranya:
- Nyeri tulang
- Nyeri di area yang terinfeksi
- Demam dan menggigil
- Pembengkakan dan kemerahan di area yang terinfeksi
- Merasa gelisah atau tidak enak badan
- Kekakuan atau ketidakmampuan untuk menggunakan anggota tubuh yang terkena
- Mual dan muntah
- Kelelahan dan lemah tanpa sebab
Pengobatan Flu Tulang
– Antibiotik
Pengobatan utama untuk osteomielitis adalah antibiotik. Terapi antibiotik bisa berlangsung hingga beberapa minggu tergantung pada keparahan infeksi. Antibiotik bisa diberikan secara intravena atau langsung ke dalam pembuluh darah jika infeksinya parah.
– Operasi
Dalam beberapa kasus, operasi mungkin diperlukan untuk mengangkat jaringan tulang yang terinfeksi atau mengeringkan abses atau tumpukan nanah yang terbentuk di sekitar tulang. Operasi juga bisa membantu memperbaiki kerusakan pada tulang dan mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut.
– Melepas dan Mengganti Prostetis
Pengidap osteomielitis yang memiliki prostetis atau bagian tubuh buatan dan menyebabkan infeksi perlu melepas dan mengganti prostetis tersebut dengan yang baru. Jaringan mati di dekat atau di sekitar area yang terinfeksi juga perlu diangkat. (jpc)








