SAMPIT, radarsampit.com – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Universitas Muhammadiyah Sampit (UMSA) meluluskan 110 mahasiswa menjadi sarjana angkatan pertama tahun 2023. Momen kelulusan itu dirayakan dalam sidang senat terbuka wisuda yang digelar di Palace Ballroom Aquarius Boutique Hotel Sampit, Kamis (16/11/2023).
Semua tamu undangan, para wisudawan wisudawati yang mengenakan toga (pakaian semacam jubah berwarna hitam ala zaman Romawi kuno) didampingi orang tua serta sejumlah pejabat memenuhi ruangan sejak pukul 08.00 WIB. Rangkaian acara ini berlangsung hingga pukul 13.00 WIB.
Rektor UMSA Ramadansyah mengatakan, Universitas Muhammadiyah Sampit baru saja terbentuk pada 10 Januari 2023 lalu. UMSA merupakan penggabungan antara Akademi Kebidanan (Akbid) Muhammadiyah Kotim dengan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Sampit.

Dalam wisuda di tahun akademik 2023/2024 ini, UMSA meluluskan sebanyak 110 orang dari dua fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Kesehatan yang sebelumnya merupakan Akademi Kebidanan Muhammadiyah Kotim sebanyak 28 orang dan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang sebelumnya merupakan STKIP Muhammadiyah Sampit sebanyak 82 orang.
Mereka terdiri dari lulusan program studi pendidikan ekonomi 52 orang, bimbingan konseling 8 orang, bahasa inggris 6 orang, dan pendidikan matematika 16 orang.
“Ini momen pertama kalinya atau wisuda perdana bagi Universitas Muhammadiyah Sampit. Selamat kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya sampai sarjana strata 1 (s-1) dan diploma-3 (D-3) dibidang program studinya masing-masing dan pada hari ini 27 orang lulusan kebidanan juga telah mengambil sumpah janji dan pelantikan ahli madya kebidanan,” kata Rektor UMSA, Ramadansyah.
Ramadansyah juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua mahasiswa yang sudah menimba ilmu di UMSA. “Semoga keberhasilan para wisudawan menjadi kebahagiaan tersendiri untuk orang tua dan keluarga. Keberhasilan para wisudawan tidak lepas dari peran serta orang tua yang selalu mendukung putra-putrinya untuk menggapai cita-citanya,” katanya.
“Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada dosen dan staf UMSA atas totalitas dan komitmennya dalam menjalankan tugas dengan baik, mendidik dan melayani mahasiswa hingga mereka berhasil menyelesaikan studinya,” tambahnya.
UMSA saat ini terus berupaya membangun sinergi internal dan eksternal kampus. Dari sisi internal, UMSA resmi diluncurkan atau berdiri pada Selasa (16/5) lalu dan pada Kamis (24/8) lalu, Rektor UMSA telah melantik 29 Pejabat Struktural.
Saat ini UMSA memiliki tiga fakultas yaitu FKIP, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) dengan 8 Prodi yaitu S1 Pendidikan Ekonomi, Matematika, Bahasa Inggris dan Bimbingan Konseling di FKIP. Kemudian, S1 Informatika dan Agribisnis di FTP serta S1 Gizi dan D3 Kebidanan di Fikes.
“Alhamdulillah total seluruh mahasiswa yang terdaftar sebanyak 755 orang, di tahun akademik 2023/2024 ini jumlah mahasiswa baru sebanyak 191 orang. Alhamdulillah dua minggu yang lalu UMSA baru saja menandatangani PKS dengan Ditjen Dikti, UMSA memperoleh hibah fasilitas penunjang inovasi pembelajaran senilai 500 Juta Rupiah,” terang Ramadansyah.
Dari sisi eksternal, sebagai bagian dari Persyarikatan Muhammadiyah, UMSA meminta kepada UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta) bersedia sebagai Perguruan Tinggi Pembina. UMSA juga telah menjalin kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, dan juga Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.








