SAMPIT, radarsampit.com – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sinar Tualan, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang diikuti 21 peserta didik.
Pelaksanaan ANBK Gelombang I ini dilaksanakan selama dua hari pada 28-29 Agustus 2023 di Ruang Lab Komputer PKBM Sinar Tualan. ANBK terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dari jam 07.30-09.40 WIB diikuti sebanyak 11 orang dan sesi kedua jam 10.40-12.50 WIB diikuti 10 orang.
Pada hari pertama pelaksanaan, Senin (28/8/2023), 21 peserta didik diberikan materi literasi dan survey karakter berupa soal pilihan ganda, essay dan pencocokan jawaban secara online.
Pada hari kedua Selasa (29/8/2023) dilanjutkan materi tentang numerasi dan survey lingkungan belajar. Soal disiapkan langsung oleh Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Direktorat Pendidikan dan Kebudayaan. Sedangkan. PKBM Sinar Tualan menyediakan fasilitas jaringan internet dan laptop untuk peserta.
Ketua PKBM Sinar Tualan Yulianti Nengsih mengatakan 21 peserta didik yang terpilih mengikuti ANBK datang dari berbagai Kecamatan Telaga Antang, Antang Kalang, Mentaya Hulu, Tualan Hulu, dan Parenggan. ANBK ini dilaksanakan untuk memenuhi pendidikan paket C setara Sekolah Menengah Atas (SMA) agar dapat memperoleh ijazah setara SMA yang diakui apabila ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Hal itu juga berlaku sama bagi peserta didik paket A maupun B yang ingin melanjutkan pendidikan. Ijazah pendidikan Paket A, B dan C diakui apabila ingin melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi.
“21 peserta didik yang mengikuti ANBK hari ini semua rata-rata peserta yang pernah putus sekolah kemudian melanjutkan pendidikan di PKBM Sinar Tualan. Alhamdulillah ANBK hari ini berjalan lancar, mudah-mudahan besok ANBK berjalan lancar tanpa kendala jaringan internet, apabila ada kendala ANBK dilanjutkan sampai tanggal 30 Agustus,” kata Yulianti Nengsih, Ketua PKBM Sinar Tualan kepada Radar Sampit, Senin (28/8/2023).
Saat ini PKBM Sinar Tualan memiliki 211 peserta didik yang terdiri dari pendidikan Paket A Kelas 4-6, Paket B kelas 7-9 dan Paket C kelas 10-12.
“Rata-rata yang melanjutkan pendidikan di PKBM itu jarang ada yang mulai sekolah dari awal kelas, mereka kebanyakan putus sekolah dan ingin melanjutkan sekolah. Karena itu, kami menyediakan pendaftaran kelas reguler sama seperti sekolah formal, kelas lanjutan dan kelas gratis dengan syarat harus mengikuti kelas dari awal, umur 21 tahun dan maksimal usia 50 tahun. Peserta juga harus siap mengikuti kegiatan pengembangan kewirausahaan dan program PKBM lainnya,” kata perempuan lulusan sarjana pendidikan yang sudah menjadi Ketua PKBM Sinar Tualan sejak tahun 2018 ini.
Menurutnya, tidak ada kata terlambat untuk melanjutkan sekolah demi meraih masa depan yang lebih baik. “Kami membuka pendaftaran bagi yang ingin melanjutkan sekolah paket A setara SD, paket B setara SMP dan paket C setara SMA. Pembelajaran ada yang secara daring dan luring dengan menerapkan kurikulum merdeka belajar,” katanya.
PKBM Sinar Tualan termasuk dalam pendidikan non formal, namun pembelajaran yang diberikan sama seperti pendidikan formal pada umumnya.
“Mata pelajaran yang ada di sekolah pendidikan formal tetap ada, tetapi pembelajaran yang paling ditekankan itu tentang materi public speaking, pengembangan kewirausahaan, karena tujuan mereka melanjut sekolah paket, ingin langsung siap bekerja, ada yang mau mencalon kades, ada yang mau mencaleg,” katanya.








