Radarsampit.com – Ketua DPRD Kalteng yang juga politikus PDIP, Muhammad Wiyatno, mengincar kursi Bupati Kapuas. Untuk memuluskan hajat politiknya itu, Wiyatno mendaftarkan diri di dua partai sekaligus, yakni PDIP dan PKB, Selasa (16/4/2024).
Kekuatan dua partai itu dengan jumlah kursi 11, dinilai cukup mengusung pasangan calon. Adapun Wiyatno sendiri merupakan bakal calon potensial. Dalam pemilihan calon anggota legislatif Februari lalu, dia meraup 26 ribu lebih suara untuk daerah pemilihan V Kalteng.
”Hari ini PDIP menerima dua kader internal mendaftar sebagai kepala daerah. Kedua kader itu, yakni Wiyatno sebagai calon bupati Kapuas, dan Ina Prayawati sebagai calon bupati Barito Selatan. Lainnya sudah berkomunikasi dengan kami untuk berkoalisi dalam pilkada provinsi maupun 14 kabupaten/kota di Kalteng,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalteng Sigit Karyawan Yunianto.
Sigit menuturkan, pihaknya masih menunggu pendaftaran bakal calon kepala daerah lainnya yang diharapkan akan segera menyusul.
”Pendaftaran Wiyatno dan Ina Prayawati menandai langkah awal dalam proses pemilihan kepala daerah di dua kabupaten. Proses seleksi dan penjaringan akan dilakukan PDIP Kalteng dan hasilnya akan diumumkan dalam waktu yang akan datang,” tuturnya.
Mengenai pendaftaran di PKB, Sigit menambahkan, koalisi PDIP dan PKB menjadi sebuah visi dan misi untuk membangun Kalteng. ”Kami mendampingi Wiyatno untuk maju di Kapuas. Namun, semua partai bisa bersama jika memiliki visi membangun,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Kalteng Habib Said Ismail mengatakan, Wiyatno merupakan pendaftar pertama bakal calon bupati.
”Tak tanggung-tanggung, langsung bersama Sekjen Sigit K Yunianto yang mengawal mendaftar langsung. Itu juga termasuk komitmen menjadikan koalisi PKB PDIP bisa menyeluruh. Kami bangun koalisi untuk pembangunan Kalteng,” ujarnya.
Menurut mantan Wagub Kalteng ini, gabungan dua partai itu bisa memenangkan kontestasi pilkada di Kalteng. Bukan hanya di Kapuas, tetapi kabupaten dan kota lainnya.
”Kami target 70 persen dimenangkan oleh calon yang diusung PKB. Salah satunya Kapuas. Jadi, untuk lainnya bisa daftar dengan ketua DPC kabupaten. Kami akan mendukung siapa pun yang diusung. Namun, saat ini potensi Wiyatno menang berpeluang besar,” katanya.
Sementara itu, Wiyatno mengatakan, mendaftar di dua partai merupakan bentuk keseriusan dirinya maju di Pilkada Kapuas. Dia optimistis PDIP akan mengusung dirinya dalam Pilkada Kapuas.
Wiyatno menuturkan, Kapuas merupakan daerah kelahiran istri dan tempat tinggal keluarga besarnya. Selain itu, belasan tahun dia melakukan pembinaan terhadap sebagian masyarakat, khususnya petani.
”Saya berkeinginan memajukan Kapuas di berbagai sektor, terutama pertanian,” katanya.
Dua Pendaftar di Kobar
Gaung Pilkada Kotawaringin Barat (Kobar) mulai ramai. Pendaftaran calon bupati dan wakil bupati yang dibuka Partai Gerindra, langsung disambut dua bakal calon untuk mendaftar perdana.
Dua tokoh yang mendaftar, yakni Muhammad Rakhman Ebol dan Bambang Suherman. Rakhman mendaftar sebagai bakal calon bupati dan Bambang sebagai bakal calon wakil bupati.
Ketua DPC Gerindra Kobar Rizki Aditya Putra mengatakan, penjaringan bakal calon itu berlaku bagi siapa pun yang berniat mendaftar. Bukan hanya berlatar belakang politikus, tetapi siapa pun yang merasa memiliki kapasitas atau kemampuan, dipersilahkan mendaftar.
”Siapa pun boleh mendaftar. Nanti ada mekanisme yang ditentukan parpol. Termasuk melalui survei elektabilitas menjadi bahan pertimbangan,” ucap Rizki.








