Airsoftgun Federasi Airsoft Indonesia Kalteng Dukung Kamtibmas Kondusif

FAI Kalteng,Airsoft Guns,Federasi Airsoft Indonesia
Penggiat hobby Airsoftgun Federasi Airsoft Indonesia di Kalteng siap mendukung dan bersinergi dengan Polri demi menciptakan situasi Kamtibmas. Serta menolak paham radikalisme, intoleransi, isu sara dan pemberitaan hoax.(istimewa)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com– Himbauan menjaga keamanan dan ketertiban  masyarakat (KamtibmasI, digaungkan anggota Airsoftgun Federasi Airsoft Indonesia (FAI) di Kalimantan Tengah (Kalteng).Pihaknya juga siap mendukung dan bersinergi dengan Polri demi menciptakan situasi Kamtibmas, serta menolak paham radikalisme, intoleransi, isu sara dan pemberitaan hoax.

Selain itu pihaknya juga komitmen melakukan koordinasi dan menjalin komunikasi kepada pemerintah  dan meningkatkan hubungan dengan lembaga penegak hukum, terutama kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dalam hal ini Polda Kalteng. Selain itu wujudkan dukungan dalam upaya penguatan hubungan Federasi Airsoft Indonesia Pengurus Daerah Wilayah XIV Kalimantan Tengah.

Bacaan Lainnya

“Kami menyatakan siap mendukung dan bersinergi dengan Polri demi menciptakan Kamtibmas. Juga menolak paham radikalisme, intoleransi, isu sara dan pemberitaan hoax. Itu himbauan yang kami sampai untuk masyarakat Kalimantan Tengah,” sebut Ketua FAI Pengurus Daerah Kalteng,  Gusti Dian Fahrozi Ali, kemarin.

Dikatakannya pula, pihaknya menolak hoax dan mengandung unsur ujaran kebencian, menolak isu SARA, mendukung Polri dalam memberantas jaringan teroris,  serta mengajak semua pihak agar santun dan bijak menggunakan media sosial (medsos).

“Kami ingin memberikan dukungan terhadap Polri dalam menangani dan menyelesaikan permasalahan yang ada saat ini. Serta dengan tetap percaya bahwa Polri akan tetap bekerja profesional dan kami terus mendukung Polri untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang damai, sejahtera dan berkeadilan bagi masyarakat,” papar Gusti Dian Fahrozi Ali.

Hal lain disampaikannya pula, keberadaan organisasi FAI ini selain sebagai naungan para airsofter juga memberikan arahan dan juga sosialisasi tentang penggunaan dan aturan dalam memiliki unit airsoft gun.

Sehingga,  mampu meminimalisir adanya penyalahgunaan. Salah satunya untuk para airsofter dengan pembekalan tentang tata tertib dan etika pembawaan, hingga menggelar kegiatan war game atau skirmish.

Gusti melanjutkan, Federasi Airsoft Indonesia memiliki perwakilan – perwakilan daerah khususnya di Kalteng sebagai pengurus daerah dan pengurus cabang pada level kabupaten, meliputi  Kotawaringin Barat, Lamandau, Kotawaringin Timur, Kota Palangka Raya, Barito Selatan hingga Kapuas.

Dijelaskannya, Federasi Airsoft Indonesia dideklarasikan 21 Januari 2012 di Rindam IV/Diponegoro. Kemudian disahkan 21 Januari 2013 dalam Munas I Federasi Airsoft Indonesia di Yonif 301/Prabu Kian Santang.

Kemudian dinyatakan sebagai cabang induk organisasi Olahraga Airsoft Gun Di Indonesia Berdasarkan Skta- 02/Pengnas/Formi/I/2014. Pihaknya juga, melaksanakan kejuaran nasional Airsoft Gun I Lila Buana Denpasar Bali, Kejuaraan Airsoft Gun internasional dalam Tafisa 2016 di Ancol Jakarta.

“Bagi kami olahraga Airsoftgun perlu dikembangkan di tanah air, karena selain sehat, juga mampu menumbuhkembangkan jiwa bela negara. Serta sikap satria atas nilai sportivitas dan kejujuran yang menjadi kebanggan kami, Airsofter Indonesia,” pungkas Gusti Dian Fahrozi Ali.(daq/gus)

 

Pos terkait