Akhir Tragis! Remaja Tenggelam di Danau Eks Galian C Bina Karya Ditemukan Meninggal Dunia

penemuan mayat remaja tenggelam
EVAKUASI: Tim gabungan saat mengevakuasi jenazah Ananda Putra, pelajar SMKN 2 Sampit yang tenggelam di Danau Bina Karya. (BPBD Kotim/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.com – Air Danau Bina Karya tampak tenang pada Kamis (26/2/2026) sore. Namun di balik permukaannya, sebuah peristiwa tragis terjadi.

Dugaan penyebab tenggelamnya seorang remaja di danau bekas galian C, Jalan Bina Karya, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, mulai mengerucut.

Bacaan Lainnya

Remaja tersebut diketahui bernama Ananda Putra Wijaya (19). Berdasarkan identitas kartu pelajar yang ditemukan, ia lahir pada 20 Desember 2007 dan tercatat sebagai warga Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, Multazam, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban berenang menuju titik di tengah danau untuk menyusul teman-temannya.

“Korban berenang mengejar kawan-kawannya ke arah tengah, jaraknya sekitar 75 sampai 100 meter dari tepi. Diduga karena kelelahan, korban kemudian tenggelam,” ujar Multazam.

Jarak tersebut bukanlah jarak pendek. Danau yang luas dengan kedalaman yang tak merata membuat stamina menjadi penentu keselamatan. Diduga, kelelahan membuat Ananda tak mampu lagi bertahan di permukaan air.

Ketika tubuhnya tak lagi terlihat, rekan-rekannya segera melaporkan kejadian itu kepada pihak berwenang. Tim BPBD Kotim bergerak cepat. Satu unit perahu karet diterjunkan bersama lima personel untuk melakukan penyisiran dan penyelaman di sekitar titik korban terakhir terlihat.

“Kami sudah meluncurkan satu unit perahu karet dan mencoba melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian,” kata Multazam.

BPBD juga berkoordinasi dengan Pos SAR Sampit serta aparat kepolisian untuk memperkuat operasi pencarian. Orang tua korban yang berada di Bagendang telah dihubungi dan segera berangkat menuju Sampit begitu menerima kabar tersebut.

Menjelang malam, upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 19.50 WIB, tim gabungan menemukan korban tidak jauh dari lokasi awal kejadian.

“Korban sudah ditemukan kurang lebih 20 meter dari pinggir danau. Jenazah selanjutnya kami bawa ke IGD untuk kemudian ke kamar mayat guna dilakukan visum. Teman-teman kepolisian sudah hadir, dan jenazah dibawa oleh rekan-rekan PMI menuju RSUD Murjani Sampit,” jelas Multazam.

Pos terkait