Anggota Paskibraka Kotim Ikuti Study Tour ke Surabaya dan Kota Batu 

PASKIBRAKA KOTIM
PELEPASAN: Bupati Kotim Halikinnor beserta jajaran foto bersama pada acara pelepasan peserta study tour anggota Paskibraka Kotim ke Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Batu Jawa Timur, Rabu (13/12/2023). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Sebanyak 69 anggota Paskibraka Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan 4 orang anggota Paskibraka Kalteng utusan Kotim tahun 2023 akan melakukan study tour

ke Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Batu Jawa Timur. Mereka secara resmi dilepas Bupati Kotim Halikinnor di aula Rumah Jabatan Bupati Kotim, Rabu (13/12).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, sebenarnya pemerintah daerah setiap tahunnya ingin memberikan penghargaan kepada para anggota Paskibraka Kotim yang telah bertugas mengibarkan bendera merah putih dalam setiap upacara peringatan HUT Republik Indonesia. Namun, hal itu sering terkendala anggaran daerah yang terbatas.

”Pemerintah daerah sebenarnya ingin setiap tahun memberikan reward atas jasa kalian untuk menggelar kegiatan study tour seperti ini. Namun memang anggarannya terbatas. Tapi, saya minta Sekda untuk tahun berikutnya, apa pun alasannya agar diperhatikan. Karena kalau berbicara anggaran, tidak pernah cukup anggaran itu,” sebutnya.

Halikinnor menuturkan, dalam menjalankan tugasnya sebagai pasukan pengibar bendera pusaka, anggota Paskibraka tidak hanya latihan baris-berbaris saja, melainkan juga harus diberikan pembinaan ideologi Pancasila dan pemantapan nilai kebangsaan. Selain itu, harus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

”Dalam rangka pembinaan dan pengembangan anggota Paskibraka, ada banyak kegiatan yang bisa dilaksanakan, di antaranya adalah melaksanakan study tour. Tujuan kegiatan ini agar anggota Paskibraka mendapatkan kesempatan menambah ilmu pengetahuan, memperluas wawasan, dan menambah rasa cinta dan kebanggaan kita terhadap Tanah Air Indonesia yang sangat kaya akan ragam budaya dan potensi lainnya,” tuturnya.

Kepada anggota Paskibraka Kotim yang mengikuti study tour, Halikinnor berpesan agar selalu menjaga nama baik daerah selama kegiatan berlangsung dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Selalu menjaga kesehatan, kekompakan, dan mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan, serta semangat yang tinggi. ”Kepada panitia agar menjaga dengan baik seluruh peserta, sehingga pergi dan pulang dalam keadaan sehat,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Badan dan Politik (Kesbangpol) Kotim Sanggul Lumban Gaol mengatakan, dalam rangka pembinaan lanjutan dan pengembangan wawasan kepada anggota paskibraka, perlu dilakukan kegiatan yang menarik, di antaranya kegiatan study tour yang bertujuan  menambah ilmu pengetahuan dan memperluas wawasan, terutama wawasan kebangsaan.

“Melalui kegiatan sudy tour diharapkan anggota paskibraka bisa lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri dan memberikan kontribusi positif yang nyata terhadap negara. Dimulai dari diri sendiri, dari hal yang kecil saat ini, sehingga menjadi kesadaran bersama bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Waktu pelaksanaan kegiatan study tour selama 5 hari, yaitu dari tanggal 14-18 Desember 2023. Selama lima hari tersebut para peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan, di antaranya kunjungan ke Kapal Perang Angkatan Laut di Koarmada II, kunjungan ke Museum Jalesveva Jayamahe, kunjungan ke Museum AAL, kunjungan ke Tugu Pahlawan, kunjungan ke Pemerintah Kota Batu. Kemudian, kunjungan ke sejumlah tempat wisata di Kota Batu Malang, seperti Santera De Laponte, Alun-Alun Batu, Jatim Park 2, Wisata Petik Apel, dan Kaliwatu Rafting.

Kegiatan study tour ini diikuti sebanyak 100 orang peserta, yang terdiri dari anggota Paskibraka Kotim tahun 2023 sebanyak 69 orang, anggota Paskibraka Kalteng utusan Kabupaten Kotim tahun sebanyak 4 orang, pelatih dari TNI dan Polri sebanyak 4 orang, panitia, dan tenaga kesehatan yang terdiri dari Badan Kesbangpol Kotim, RSUD dr Murjani Sampit, dan Dinas Kesehatan setempat sebanyak 17 orang serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI)  Kotim sebanyak 6 orang.

Pos terkait