PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Semua cabang olahraga (Cabor) mulai disibukan dengan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah yang digelar di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Berbagai persiapan dilakukan masing-masing Cabor mulai dari seleksi atlet hingga pemantapan latihan fisik. Hal ini sengaja dilakukan jauh hari, supaya persiapan lebih maksimal.
Namun persiapan Cabor ini belum bisa maksimal mengingat kendala anggaran masih membelitnya. Sehingga hal ini perlu kebijakan agar proses persiapan menjadi lebih baik.
Salah staunya Cabor Drumband yang telah menjalankan seleksi calon atlet sejak awal Januari lalu. Seleksi dilakukan terhadap pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat di Kobar.
“Sejauh ini memang masih proses seleksi calon atlet. Dalam waktu yang tak terlalu lama bakal diputuskan untuk penetapan atlet dari Cabor Drum Band,” kata Ketua Umum Persatuan Drumband Indonesia Kobar Tengku Aqil Noor.
Ia mengakui bahwa saat ini kendala yang mereka hadapi adalah terkait anggaran dan hal ini akan segera ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kobar.
“Semuanya masih dalam proses koordinasi, tentunya kami melakukan persiapan dulu. Kami yakin anggaran pasti didukung, hanya tinggal menunggu waktu saja,” terangnya.
Sementara itu Ketua Umum KONI Kobar Hj Nurhidayah mengatakan, terkait persiapan Porprov Kalteng 2023 ini sudah banyak Cabor yang mulai melakukan seleksi calon atlet. Mengingat waktu pelaksanaan Porprov Kalteng dimajukan pada bulan Juli.
“Terkait berbagai persiapan yang dilakukan Cabor sudah bagus. Kami juga mendukung hal ini, sebagian pengurus juga sudah datang untuk konsultasi dan dukungan,” katanya.
Menurutnya KONI dalam waktu dekat ini bakal menggelar rapat kerja. Nantinya seluruh Cabor bakal dikumpulkan untuk mengevaluasi proses yang telah berjalan dan juga membahas masalah anggaran.
“Rencananya tanggal 6 Februari mendatang bakal melakukan Raker dengan melibatkan seluruh Cabor di Kobar. Tentunya membahas semua untuk Porprov, mulai dari anggaran dan juga progres persiapan,” katanya.
Selain itu, lanjut Nurhidayah juga bakal ada pembahasan terkait kepengurusan Cabor. Jika ada kepengurusan yang belum ada atau sudah habis masanya akan segera ditindaklanjuti. Mengingat kepengurusan juga menjadi salah satu hal penting yang wajib disetorkan ke panitia Porprov.
“Kami harap nantinya semua bakal kita bahas di rapat kerja itu. Meskipun soal anggaran sebenarnya sudah dianggarkan di tahun 2022 lalu. Semoga tak ada perubahan lagi dan sudah kita bicarakan juga dengan unsur pimpinan DPRD dan anggota untuk anggaran serta bonus kepada atlet, ” pungkasnya. (rin/sla)








