Begini Siasat KPU Kotim Antisipasi Kecurangan Seleksi Tertulis PPS Kotim

tes tertulis pps kotim
SELEKSI TERTULIS: Ketua KPU Kotim Siti Fathonah Purnaningsih memantau calon anggota PPS pada tes tertulis di Aula Kantor Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Senin (9/1).

SAMPIT, radarsampit.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menjadwalkan pelaksanaan seleksi tes tertulis untuk calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang akan membantu KPU dalam Pemilu 2024. Pelaksanaan tes tertulis dijadwalkan selama lima hari, mulai 9-14 Januari 2023. Untuk menghindari kecurangan, KPU menerapkan pembagian soal acak pada peserta.

Ketua KPU Kotim Siti Fathonah Purnaningsih mengatakan, pada hari pertama, tes dilaksanakan di tiga tempat. Di antaranya, di Kantor Kecamatan Mentawa Baru Ketapang diikuti 77 orang, Kantor Kecamatan Baamang diikuti 89 orang, dan di Aula Kantor Kecamatan Mentaya Hilir Selatan diikuti 96 orang.

Bacaan Lainnya

”Jadwal tes tertulis dimulai dari jam 09.00 WIB pagi secara serentak di semua tempat. Berikutnya dijadwalkan Rabu, 11 Januari 2023 di Aula Kantor Kecamatan Tualan Hulu, Aula Kecamatan Antang Kalang, dan Aula Kecamatan Bukit Santuai,” kata Siti Fathonah usai memantau pelaksanaan tes tertulis di Aula Kantor Kecamatan MB Ketapang, Senin (9/1).

Mengenai teknis dan aturan tes tertulis PPS Pemilu 2024, KPU Kotim mengacu pada Keputusan KPU Nomor 534 Tahun 2022 yang tercantum pada Bab 2 tentang Pembentukan PPS, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Secara teknis, katanya, seleksi tes tertulis calon anggota PPS dan PPK paling lambat dilakukan enam hari setelah tahapan pengumuman hasil penelitian administrasi berakhir.

KPU Kotim sebelumnya membuka pendaftaran PPS 18-30 Desember 2022 dan diperpanjang sampai 2 Januari 2023. Hal itu dikarenakan ada beberapa desa dari total 185 desa di Kabupaten Kotim yang kuotanya belum terpenuhi.

Dari pendaftaran tersebut, dinyatakan 910 orang yang lolos administrasi dan 8 tidak lolos. Jumlah pendaftar secara keseluruhan sebanyak 918 orang.

Pada seleksi PPS Pemilu 2024, calon anggota PPS diberikan soal pilihan ganda sebanyak 75 soal yang berkaitan dengan kompetensi dasar, pengetahuan kepemiluan, dan pengetahuan kebangsaan. Soal pada materi tersebut langsung dibuat KPU RI.

”Calon anggota PPS diberikan waktu 90 menit untuk menjawab soalnya. Setiap jarak 3-4 bangku soalnya acak. Jadi, peserta yang bersebelahan bangku beda soalnya dan akan ditemukan soal yang sama pada peserta yang berada di deretan bangku ketiga atau keempatnya,” ujarnya.

Setelah seleksi tes tertulis calon anggota PPS, KPU Kotim akan mengumumkan 15-17 Januari 2023 dan menetapkan 3 orang sesuai kebutuhan anggota PPS yang nantinya bertugas tersebar di 185 desa se-Kotim.

”Masing-masing desa ada tiga anggota PPS sehingga kebutuhannya 555 orang anggota PPS untuk ditugaskan tersebar di 185 desa di Kotim,” ujarnya.

Siti berharap melalui proses rekrutmen calon anggota PPS dapat menemukan calon anggota PPS yang paham terhadap tugas dan fungsinya terkait kepemiluan.

”Kami harapkan calon anggota PPS yang nantinya lolos tes tertulis siap melaksanakan tugasnya membantu KPU Kotim sebagai penyelenggara pemilu sesuai aturan yang berlaku,” katanya. (hgn/ign)

Pos terkait