SAMPIT, radarsampit.com – BEST Agro International terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.
Perusahaan bersama TNI-Polri, camat, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat melaksanakan program penanaman jagung yang berlangsung di empat lokasi, yakni Desa Tanah Putih Kecamatan Telawang pada 12 Februari 2025, Desa Cempaka Putih Kecamatan Tualan Hulu pada 17 Februari 2025, Desa Tumbang Mujam Kecamatan Tualan Hulu pada 18 Februari 2025, serta Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan pada 22 Februari 2025. Total lahan yang ditanami jagung seluas 10 hektare.
BEST Agro International merupakan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia yang telah beroperasi selama bertahun-tahun. Selain berfokus pada industri perkebunan, perusahaan juga aktif dalam berbagai program sosial dan keberlanjutan, termasuk di bidang ketahanan pangan.
Menurut GM PT Hamparan Masawit Bangun Persada 2 I Gede Suarsa, program ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendukung sektor pertanian nasional.
“Sebagai perusahaan yang beroperasi di sektor perkebunan, kami memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat sekitar. Program penanaman jagung ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pangan, tetapi juga sebagai upaya memberdayakan petani lokal dan memperkuat ekonomi daerah,” ujarnya.
Ketahanan pangan merupakan bagian dari agenda strategis nasional, dan sektor swasta memiliki peran penting dalam menyukseskannya. Dengan adanya keterlibatan berbagai pihak dalam program ini, termasuk TNI-Polri serta pemerintah desa, diharapkan akan tercipta sinergi yang lebih kuat dalam mewujudkan swasembada pangan.
BEST Agro International menggunakan varietas jagung unggul yang telah diuji, memiliki daya tahan tinggi terhadap cuaca ekstrem dan serangan hama. Bibit yang digunakan berasal dari produsen benih terpercaya dan telah melalui tahap seleksi ketat sebelum ditanam.
Penyerahan secara simbolis bibit jagung oleh GM PT. HMBP 2 (Bp. I Gede Suarsa) kepada Camat Telawang Deddy Jauhari
Teknis penanaman dilakukan dengan metode berkelanjutan yang mengedepankan pemanfaatan lahan secara optimal. Sebelum penanaman, tim dari perusahaan bersama masyarakat setempat melakukan pengolahan lahan untuk memastikan tanah memiliki unsur hara yang cukup. Penerapan teknik rotasi tanaman juga dilakukan guna menjaga kesuburan tanah serta menghindari kelelahan lahan akibat penanaman berulang pada satu jenis tanaman.
Selain itu, program ini turut melibatkan petani lokal dalam setiap tahapan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman. BEST Agro International juga memberikan pendampingan dalam bentuk pelatihan dan supervisi agar hasil panen bisa maksimal.
Selain berdampak pada ketahanan pangan, program ini juga memiliki dampak ekonomi yang cukup signifikan bagi masyarakat sekitar. Penanaman jagung membuka peluang kerja baru bagi warga desa, baik dalam tahap persiapan lahan, penanaman, hingga nantinya pada saat panen.
Camat Telawang Deddy Jauhar, mengapresiasi langkah BEST Agro International dalam menginisiasi program ini dan berharap agar dapat direplikasi di wilayah lain.








