Bharade E Terpukul Ditetapkan Tersangka

bharada e dery ridwansah
Bharada E (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JAKARTA, RadarSampit.com – Pengacara Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Andreas Nahot Silitonga menyebut kliennya terpukul atas penetapan tersangka pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Dia menilai Bharade E tidak siap secara mental untuk dipenjara.

“Saya enggak tanya, ‘gimana mental mu?’. Saya menilai dia sebenarnya kondisi mentalnya ya tidak siap,” ujar Andreas saat dihubungi, Jumat (5/8).

Bacaan Lainnya

Meski begitu, Andreas memastikan kondisi fisik Bharade sehat. Namun, baginya tidak ada seseorang yang mau ditahan.

“Pengen kenal juga saya sama orang yang siap dipenjara,” ucapnya.

Sebelumnya, Penyidik Bareskrim Polri resmi menetapkan Bharada Richard Eliezer alias Bharada E sebagai tersangka tewasnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Dia diketahui sebagai penembak langsung Brigadir J.

“Penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan saksi sudah kita anggap cukup untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/8).

Baca Juga :  Heboh Rektor UI Rangkap Jabatan, Diduga Politik Utang Budi Jokowi

Andi menuturkan, Bharada E disangkakan melanggar Pasal 338 Juncto Pasal 55 dan Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dalam kasus ini penyidik telah memeriksa 42 saksi termasuk beberapa saksi ahli.

Penyidik juga telah melakukan uji balistik, termasuk telah menyita sejumlah barang bukti. Seperti alat komunikasi, CCTV, dan lainnya. “Dari hasil penyidikan tersebut pada malam ini penyidik sudah melakukan gelar perkara, dan pemeriksaan saksi juga sudah kita anggap cukup,” jelas Andi.(JPG)

Pos terkait