Bunda PAUD Berperan Majukan Pendidikan Anak-Anak

paud kotim
PENGUKUHAN: Bunda PAUD Kotim Khairiah Halikinnor memasangkan selempang saat mengukuhkan Bunda PAUD kecamatan belum lama tadi. (ISTIMEWA)

SAMPIT, radarsampit.com – Peranan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam mendorong kemajuan pendidikan anak usia dini di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sangatlah penting. Bunda PAUD mampu menggerakkan segenap komponen dan sumber daya yang ada.

Bunda PAUD Kotim Khairiah Halikinnor menyampaikan bahwa Bunda PAUD merupakan sebuah kedudukan sukarela yang dilandasi dengan rasa cinta dan kasih sayang sehingga menjadi motor untuk mendorong segenap elemen masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Bunda PAUD diharapkan dapat membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan di wilayahnya masing-masing yang memiliki potensi untuk mengembangkan layanan PAUD,” sebutnya pada kegiatan pengukuhan Bunda PAUD kecamatan di wilayah Kotim dan sosialisasi advokasi kebijakan daerah 2022 belum lama ini.

Dalam mendorong penyelenggaraan PAUD yang berkualitas dengan layanan holistik integratif, Bunda PAUD diharapkan dapat bekerja sama dengan semua elemen masyarakat agar penyiapan layanan PAUD menjadi optimal. Selain itu Bunda PAUD berperan menjadi fasilitator dan motivator dalam melibatkan peran serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan penyelenggaraan PAUD berkualitas dengan layanan holistik integratif.

“Dalam peningkatan kualitas lembaga PAUD di kecamatannya masing-masing diharapkan Bunda PAUD dapat mendorong semua PAUD yang belum terakreditasi untuk segera melakukan akreditasi agar layanan yang diberikan oleh lembaga PAUD sesuai dengan amanah undang-undang,” tuturnya.

Tidak lupa pula, Bunda PAUD juga harus memonitoring lembaga yang menjadi binaannya, demi terjaminnya kualitas layanan yang optimal.

Kehadiran Bunda PAUD mulai di tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota hingga Bunda PAUD tingkat desa, kelurahan dan kecamatan di tanah air memiliki tugas mulia dalam melahirkan generasi emas anak Indonesia.

Selain bertugas untuk mendorong meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) PAUD dengan mengajak orang tua membawa anaknya belajar dan bermain di satuan PAUD, Bunda PAUD juga berperan mengawal kualitas pendidikan anak-anak dan menanggulangi stunting.

Persoalan stunting masih membayangi jutaan anak di Indonesia. Pada survei status gizi balita pada 2019, prevalensi stunting Indonesia tercatat sebesar 27,67 persen. Hal itu membuat Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Kemdikbud Ristek melalui program PAUD berkualitas, berupaya untuk menangani secara serius.

Banyak peran yang dapat dilakukan Pokja Bunda PAUD, mulai dari perencanaan, yaitu membantu pemikiran, dukungan, koordinasi dan sosialisasi program percepatan penurunan angka stunting. Lalu pelaksanaan, yaitu memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan, melakukan pendampingan, dan memberikan motivasi.

Selanjutnya monitoring dan evaluasi, yaitu membantu melakukan identifikasi berbagai kendala serta solusinya untuk perbaikan atau penyempurnaan program.

Khairiah juga berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah yang mengupayakan terwujudnya PAUD berkualitas dengan diterbitkannya Peraturan Bupati Nomor 55 Tahun 2022 tentang pedoman penyelenggaraan pengembangan anak usia dini holistik integratif atau disebut dengan PAUD HI.

Layanan PAUD holistik integratif yang mencakup perawatan dan pengasuhan, kesehatan dan gizi, pendidikan, perlindungan dan kesejahteraan anak usia dini. Menurutnya, dinas pendidikan juga memiliki peran aktif dalam membantu peningkatan mutu dan kualitas pendidik, tenaga pendidikan, dan lembaga.

PAUD berkualitas melibatkan keluarga dan koordinasi dengan layanan esensial lainnya, untuk dapat mewujudkan PAUD HI. Untuk memperluas akses PAUD dan menyediakan manfaat bagi anak usia dini dan orang tua, seluruh masyarakat, maka pemerintah daerah perlu mencanangkan program satu desa minimal memiliki satu PAUD.

Pos terkait