Bupati dan Wabup Kotim Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Panti Asuhan Annida Qolbu

kebakaran
PEDULI: Bupati Kotim Halikinnor memberikan bantuan kebakaran, yang diterima oleh Ketua Yayasan Annida Qolbu Sri Rohani, Kamis (30/5/2024). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Musibah kebakaran yang terjadi di lingkungan Panti Asuhan Annida Qolbu Sampit sampai ketelinga Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor.

Usai perjalanan dinas luar kota, setibanya di Sampit, orang nomor satu di Kotim itu langsung menuju lokasi kebakaran, Kamis (30/5/2024).

Bacaan Lainnya

Kedatangan Halikinnor sore kemarin tidak hanya untuk melihat lokasi pascakebakaran. Dia juga memberikan bantuan kepada para korban. Bantuan diterima langsung oleh Ketua Yayasan Annida Qolbu Sri Rohani.

”Saya meninjau Panti Asuhan Annida Qolbu yang mana kemarin terjadi musibah kebakaran yang menimpa khususnya tempat kediaman anak-anak kita di sini dan informasinya tadi bahwa kebakaran itu menghabiskan semua kebutuhan mereka,” ujar Halikinnor.

penyerahan bantuan

Dia turut prihatin atas musibah yang menimpa anak-anak panti. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, menurutnya, kondisi yang dialami para korban kebakaran menjadi perhatian bersama.

”Memang tidak ada korban karena mereka kebetulan berada di luar, tetapi pakaian, kebutuhan mereka semua  terbakar. Ini yang menjadi perhatian kita bersama. Dan saya secara pribadi dan atas nama pemerintah daerah memberikan bantuan dan kita juga tadi mendengar apa kebutuhan mereka yang sangat mendesak. Itu yang kita penuhi dulu,” katanya.

Pada kesempatan itu, secara pribadi Halikinnor memberikan santunan senilai Rp15 juta. Kemudian, atas nama Pemkab Kotim juga memberikan uang bagi korban kebakaran sebesar Rp15 juta.

Ada pula bantuan dari APBD berupa 3 paket sandang dan pangan serta dari Kemensos, beras 25 kg, kasur 5 lembar, makanan siap saji 5 dus, kid ware 5 paket, dan family kit 3 paket.

bantuan
Bantuan dari Wakil Bupati Kotim Irawati setelah kejadian tersebut, Rabu (29/5/2024).

Halikinnor menambahkan, Panti Asuhan Annida Qolbu berbeda dengan panti asuhan pada umumnya. Kebanyakan anak panti di tempat itu adalah mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Ada perlakuan khusus bagi mereka yang tidak sama dengan anak-anak normal lainnya.

”Di panti ini menampung anak-anak yang berkebutuhan khusus, tidak sama seperti panti asuhan lain yang anak-anak normal. Di sini banyak sekali yang disabilitas. Ada yang buta dan lainnya, jadi kepada mereka terutama berbeda perlakuannya dengan anak-anak normal yang di panti lain yang  mungkin lebih mudah mengurusnya, tapi kalau di sini mereka memerlukan kebutuhan khusus, sehingga memerlukan fasilitas prasarana khusus,” katanya.

Untuk meringankan beban korbannya, Halikinnor mengajak masyarakat mengulurkan tangan, memberikan bantuan kepada para korban, sebagai bentuk kepedulian dan wujud perhatian kepada sesama.

”Saya berharap juga kepada masyarakat Kotim, terutama yang punya kemampuan lebih untuk melihat ke sini. Membantu apa saja yang bisa kita bantu untuk meringankan beban mereka. Jadi, sudah mereka sedih, prihatin karena musibah, minimal kebutuhan dasar mereka itu bisa kita penuhi, bisa kita berikan sehingga bisa meringankan beban mereka. Mudah-mudahan kedepan secara bertahap karena kita juga banyak panti asuhan lain yang kita bantu, untuk membangun yang bisa representatif lagi,” katanya.

Halikinnor mendoakan agar para korban sabar dengan cobaan yang sedang dihadapi saat ini.

”Kita doakan mereka dan mudah-mudahan apa pun yang bisa kita bantu untuk meringankan beban mereka, sehingga mereka merasa ada perhatian, merasa juga ada diringankan beban yang mereka terima,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kotim Irawati secara pribadi juga telah memberikan bantuan kepada para korban berupa kebutuhan pokok sehari-hari, serta mesin cuci dan juga lemari es.

Pos terkait